4 Penyebab Janin Tak Berkembang Normal yang Perlu Bumil Tahu

4 Penyebab Janin Tak Berkembang Normal yang Perlu Bumil Tahu
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Semua ibu hamil (bumil) pasti ingin janin dalam kandungannya baik-baik saja dan berkembang dengan sehat. Oleh karena itu, biasanya bumil akan melakukan hal-hal yang baik untuk janin. Seperti mengonsumsi makanan sehat, vitamin untuk ibu hamil, olahraga dan tidak stres.

Namun kekhawatiran bayi tidak berkembang pasti dirasakan bumil. Janin yang tidak berkembang secara normal dalam ilmu kesehatan disebut Intrauterine Growth Restriction (IUGR). Gejalanya menurut dr.Rinto Siantori, Sp.OG, yaitu tidak ditemukan denyut jantung janin dan ukuran kantung kehamilan tidak sesuai dengan ukuran janin dan usia kehamilan.

Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Sabtu (26/10/2019) dari laman haibunda.com yang dikutip dari National Institutes of Health. Berikut beberapa penyebab janin tidak berkembang secar normal:

Baca Juga:  Paud Budi Luhur Paberasan Perkuat Visi Misi Bupati Sumenep

Ibu (Maternal)

Faktor ibu yang bisa menyebabkan janin tidak berkembang secara normal yaitu pertama, usia ibu ketika hamil. Usia ibu di bawah 16 tahun dan di atas 35 tahun bisa menjadi faktor terjadinya hal ini, Bun. Kedua, ibu merokok (baik perokok aktif maupun aktif) dan minum alkohol. Ketiga, berat badan ibu sebelum hamil, yaitu berat badan ibu di bawah 45 kg dan lebih dari 75 kg. Keempat, penyakit yang diderita ibu, seperti hipertensi, diabetes, penyakit sel sabit, dan sebagainya. Infeksi yang terjadi pada ibu seperti TORCH, malaria, dan TBC juga bisa menyebabkan IUGR.

Plasenta

Pertama berat plasenta kurang dari 350 gram. Kedua, infeksi plasenta. Hamil anak kembar juga bisa menjadi penyebab janin tidak berkembang dengan baik.

Baca Juga:  Paud Budi Luhur Paberasan Perkuat Visi Misi Bupati Sumenep

Baca Juga: Polisi Ringkus Satu Tersangka Dugaan Pembunuhan Pemuda Bangkalan

Janin

Pertama, kelainan kromosom (Trisomi 13, 18, 21), kromosom cincin, dan disomi uniparental. Kedua, gangguan metabolisme. Ketiga, infeksi bawaan, seperti TORCH, malaria, HIV, dan sifilis.

Genetik

Faktor-faktor genetik terdiri dari gen plasenta, gen ibu, dan gen janin.

Setelah mengetahui faktor-faktor penyebab janin tidak berkembang, setidaknya Bunda bisa menghindari penyebabnya ya.


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.