4 Pilar Lenyapkan Wabah, Isi Khotbah Iduladha di Masjid Jamik Sumenep

Avatar of PortalMadura.com
4 Pilar Lenyapkan Wabah, Isi Khotbah Iduladha di Masjid Jamik Sumenep
Jemaah Salat Iduladha 1442 H/2021 M di masjid Jamik Sumenep menempati jalan Trunojoyo (jalan utama kota) (@portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sumenep – Masjid Jamik Keraton Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tetap menggelar Salat Iduladha 1442 H/ 2021 M, Selasa (20/7/2021) pada masa penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali.

Salat Id dimulai pukul 06.00 WIB. Sebagai imam, KH. Moh. Saleh dan Ust. Soemar’oem sebagai khotib. Jemaah salat Id terpantau meluber hingga jalan Trunojoyo (jalan utama kota) dan bagian barat taman bunga (TB). Mereka tetap menggunakan masker.

Salat iduladha kali ini, imam menggunakan qunut nazilah. Sedangkan khotib, selain mengupas keutamaan idul kurban juga menyampaikan cara mengatasi wabah Covid-19.

“Ada empat pilar yang bisa mendongkrak wabah ini cepat hilang atas kehendak Allah SWT,” kata Ust. Soemar’oem dalam khotbahnya.

Baca Juga:  MH Said Abdullah Berharap Megawati Umumkan Mbak Puan Calon Presiden 2024

Menurutnya, setelah protokol kesehatan dilakukan, maka tidak ada yang lain, kecuali bersama-sama kembali pada Allah SWT.

Caranya, pertama mendoakan para ulama yang merupakan pewaris nabi. Semoga ulama benar-benar menjadi pewaris nabi, sehingga wijangannya sesuai dengan Alquran dan Hadist.

https://youtu.be/QmoZKNwwpKw

Kedua, mendoakan umat Islam dan aparatur negara, semoga menjadi pemimpin yang amanah dan mengayomi umat. “Bila aparatur negara tidak adil dan tidak bijaksana, tunggulah teguran dari Allah (azab).

Ketiga, para pengusaha (orang-orang yang kaya) kembalilah bertaubat kepada Allah. Dan bersikap peduli terhadap sesama. Kekayaan yang dimiliki hanya titipan dari Allah.

Pilar yang keempat, adalah jangan bersikap congkak atau sombong. Patuhi ajaran agama, anjuran ulama dan anjuran pemerintah (negara).

Baca Juga:  Bendum BMI, Kaisar: Ayo Himpun Segenap Potensi Pemuda Madura

“Apabila kita ogah, sombung, angkuh, maka tunggulah azab dari Allah,” tandasnya.

Jika ulama bersikap bijaksana dan amanah, pemerintah bersikap adil, pengusaha peduli dan kita tidak sombong, maka wabah ini akan segera sirna. “Insyaallah, negara ini akan makmur dan kembali normal,” ucapnya.

Sebaliknya, jika ulama tidak amanah, pemerintah tidak adil, pengusaha tidak peduli dan kita sombong. “Maka wabah ini tidak akan pernah sirna di muka bumi ini. Tunggulah azab lebih besar,” tandasnya.(*)

Tonton Juga Situasi Jelang Salat Iduladha di Masjid Jamik Sumenep

https://youtu.be/lfDhYwkw61c

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.