oleh

4 Rumah Tak Berpenghuni, Anggota Keluarga Ikut Rombongan Pengantin Hilang di Laut

PortalMadura.Com, Sumenep – Sebanyak empat KK yang menempati empat rumah dengan sepuluh orang penghuni di rumah tersebut ikut perahu rombongan pengantin yang dinyatakan hilang sejak Senin (6/10/2014). Empat rumah tersebut kini tak berpenghuni.

“Penghuni di empat rumah itu, keluarga dekat pengantin pria,” kata Sugiyanto (32), warga pulau Raas, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (8/10/2014).

Posisi rumah berjajar dengan rumah calon pengantin Ahmad (22) di Dusun Talango Tengah, Desa Brakas, Kecamatan/pulau Raas, Sumenep. Pemilik empat rumah tersebut adalah Mupaher (dihuni 3 orang), Hamdan (dihuni 3 orang), H. Munif (dihuni 2 orang) dan Hj. Fatimatun (dihuni 2 orang).

Sebelumnya, calon pengantin pria, Ahmad (22) hendak melangsungkan akat nikah dengan kekasihnya, Saimah di Pemuteran, Buleleng, Bali. Rombongan pengantin menggunakan Perahu Layar Motor (PLM) Jabar Nur atau Mutiara Indah dengan membawa 49 jiwa (versi lain 76 orang) dari Pulau Raas menuju Bali. Namun, sebelum sampai di perairan Bali, mesin perahu mati hingga akhirnya perahu terhempas dan bergerak ikut arah angin ke perairan Banyuwangi-Situbondo, Senin (6/10/2014).

Kontak terakhir salah seorang penumpang perahu via telepon dengan keluarganya di Rass sekitar pukul 15.00 Wib. Beberapa saat kemudian, tidak dapat dihubungi lagi. Pompa air milik perahu juga rusak, sehingga air yang masuk kedalam perahu sulit diatasi.

Keluarga korban berusaha minta bantuan Satpolair Situbondo dan Banyuwangi, serta TNI AL. Bahkan, Polair Kalianget, Sumenep juga menyisir perairan Pulau Sapudi. Namun, hingga Selasa petang (7/10/2014) belum diketahui keberadaan perahu maupun para penumpangnya.(dien/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.