oleh

Suplai Air PDAM Tersendat, Tarif Tetap Mahal

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pelanggan perusahaan daerah air minum (PDAM) di kawasan Dusun Binglet, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengeluh.

Pasalnya, suplai air ke rumah pelanggan tidak lancar, akan tetapi tarif yang diambil setiap bulannya tetap mahal. Bahkan, justru meningkat dari tarif bulan sebelumnya.

“Alirannya tidak lancar, kalaupun ada hanya mengalir dua jam per-harinya. Tapi, tarifnya setiap bulan tetap Rp 200 ribu, mahal sekali,” keluh, Roni (25) warga setempat, Jumat (27/11/2015).

Dikatakan Roni, petugas lapangan yang menarik tarif kepada pelanggan tidak memperhatikan water meter yang telah tersedia sebagai ukuran tinggi rendahnya biaya pemakaian. Hanya saja, petugas memprediksinya sendiri.

“Punya saya saja, setiap bulan pasti dikenakan tarif Rp200 ribu, padahal pemakaiannya tidak sama. Anehnya, petugas itu langsung meminta tanpa melihat water meter,” tambah dia.

Menurutnya, keluhan tersebut tidak hanya dirasakan dirinya, melainkan sejumlah pelanggan lain juga merasakan hal yang sama.

“Meskipun tarif setiap bulannya mahal tetapi kalau suplai air lancar tidak apa-apa. Yang ini justru sebaliknya,” tutup dia. (Marzukiy/choir)


Komentar