oleh

5 Bukti Umat Islam Mencintai Rasulullah

PortalMadura.Com – Salah satu bentuk cinta umat Islam terhadap Rasulullah, yaitu dengan selalu merayakan kelahiran beliau. Ada pula yang rutin melaksanakan sunah Rasulullah sebagai wujud kecintaannya. Berbagai macam cara dilakukan untuk menunjukkan betapa cintanya mereka terhadap Nabi yang terakhir tersebut.

Cara-cara cinta di atas tentu jauh lebih baik dibandingkan dengan orang yang tidak mencintai Rasulullah. Misalnya di luar Muslim, ada beberapa orang yang menghina, menuduh penipu, pembohong, gila ‘seks’ karena memiliki banyak istri, rakus harta, serta banyak tuduhan dan penghinaan lainnya terhadap Rasulullah.

Sebenarnya, penghinaan terhadap beliau tidak hanya berlangsung saat ini saja. Ketika beliau masih hidup pun, jauh lebih parah dan menyakitkan. Namun, ada pula yang mengakui kemuliaan akhlaknya, mengagumi sikap kepemimpinannya, kelembutan hati Rasulullah, bahkan menempatkannya sebagai “Top One”, orang paling berpengaruh di dunia. Maka dari itu, jika seorang Muslim mencintai sang Rasulullah, tentu harus membuktikan kecintaannya tersebut.

Baca Juga: Penting! Begini Cara Mudah Mencintai Rasulullah

Berikut ini lima bukti cintanya umat Muslim terhadap Rasulullah, melansir dari laman Republika.co.id, Ahad (21/6/2020):

Pertama, berkeinginan kuat untuk bertemu dan berkumpul bersama Rasulullah. Bagi Muslim generasi setelah sahabat termasuk generasi sekarang yang tidak memiliki kesempatan bertemu dengan sang Nabi, mesti berharap agar dikumpulkan bersama Nabi di Janah Firdaus yang Allah SWT janjikan kepada orang-orang saleh dan muttaqin. Yakni, dengan cara melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi setiap larangan-Nya.

Kedua, menaati beliau dengan menjalankan sunahnya dan mengikuti setiap ajarannya. Allah SWT menegaskan, dengan menaati Rasulullah, berarti telah menaati Allah. Melaksanakan sunah Nabi memiliki keistimewaan dan memberi kebahagiaan tersendiri. Selain merasa dekat dengan Nabi, secara saintis sunah-sunah Nabi memiliki efek menyehatkan.

Seperti salat Tahajud, sebuah penelitian membuktikan bahwa aktivitas selepas bangun tidur pada waktu sepertiga malam (kira-kira pukul 02.00 sampai pukul 04.00) dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan. Salat Tahajud menjadi terapi pengobatan terbaik dari berbagai macam penyakit. Karena itu, orang-orang yang membiasakan diri untuk Tahajud akan memiliki daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Rasulullah bersabda: “Dirikanlah salat malam karena itu adalah tradisi orang-orang saleh sebelum kalian, sarana mendekatkan diri kepada Allah, pencegah dari perbuatan dosa, penghapus kesalahan, dan pencegah segala macam penyakit dari tubuh” (HR Tirmidzi).

Ketiga, memperbanyak selawat kepadanya. Allah SWT senantiasa melindungi dan merahmati mereka yang berselawat kepada Nabi. Bahkan dengan memperbanyak selawat, mempermudah setiap urusan duniawi. Rasulullah bersabda: “Barang siapa berselawat atasku sekali, niscaya Allah berselawat atasnya sepuluh kali” (HR Muslim).

Keempat, mencintai orang-orang yang dicintai Rasulullah. Jika Nabi mencintai para sahabatnya, seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, dll, serta para istri dan keturunannya, sudah sepatutnya seorang Muslim mencintai mereka pula.

Kelima, mengikuti akhlaknya. Tidak dapat dipungkiri, bahwa Rasulullah memiliki akhlak yang mulia. Firman Allah SWT: “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) berakhlak yang agung.” Salah satu tugas Nabi diutus, yakni untuk menyempurnakan akhlak” (QS al-Qalam : 4).

Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia” (HR Bukhari).

Bukti-bukti cinta ini perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari setiap Muslim. Keluhuran akhlak Rasulullah dapat menjadi standar dasar akhlak yang harus dimiliki umat Islam. Dengan menunjukkan bukti mencintai Nabi, semoga kelak seluruh umat Muslim dikumpulkan bersama Rasulullah di Janah Allah nanti. Aamiiin. Wallahu A’lam.

Rewriter : Salimah
Sumber : republika.co.id
Tirto.ID
Loading...

Komentar