oleh

5 Cara Mencegah Obesitas pada Anak Sejak Masih Bayi

PortalMadura.Com – Obesitas pada anak bisa berdampak buruk bagi kesehatan balita, baik di masa sekarang maupun di masa depan. Balita dengan berat badan yang tidak ideal, memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan kesehatan.

Sebagai orang tua, Anda perlu mencegah terjadinya obesitas sejak balita. Agar pertumbuhan dan kesehatan balita optimal. Dilansir dari laman Popmama.Com, Senin (26/10/2020) berikut cara mencegah bayi obesitas sejak dini.

Minum ASI

Para ahli kesehatan meyakini bahwa bayi yang minum susu formula cenderung lebih mudah menjadi kegemukan ketimbang mereka yang minum ASI. Dengan menyusui, secara tidak langsung bayi belajar mengendalikan nafsu makannya berdasarkan sinyal dari tubuhnya sendiri. Bayi belajar tentang seberapa banyak yang di makan dan seberapa sering makan, didukung dengan ibu yang responsif.

Jangan Terlalu Cepat Memulai MPASI

Kebanyakan orang tua merasa bayi sudah kelaparan sehingga ingin segera memberikannya MPASI, bahkan sebelum usia enam bulan. Padahal, dengan memulai MPASI di usia yang tepat, dapat meminimalisir risiko bayi kelebihan berat badan. Terutama pada bayi yang terlihat gemuk atau memiliki orang tua dengan genetik gemuk.

Saat ia mulai makan makanan padat, mulailah dengan makanan yang padat nutrisi tetapi dengan kalori yang sedikit. Seperti sayur-sayuran, ketimbang buah-buahan dan biji-bijian. Secara perlahan, barulah menambahkan buah-buahan dan biji-bijan ke dalam makanannya.

Hindari Mengasumsikan Bayi Menangis Karena Lapar

Sebagian besar orang tua baru menafsirkan setiap tangisan bayi sebagai isyarat lapar. Tetapi, bisa jadi bayi Anda merasa kesepian, tidak nyaman karena udara, atau sekadar ingin digendong. Terutama bagi bayi yang minum susu formula.

Sebelum Anda memberikan susu kepadanya, cobalah tenangkan bayi terlebih dahulu dengan menggendong atau bermain dengannya. Jika ia tidak juga tenang, cobalah beri sedikit minum untuk mengecek apakah bayi benar-benar lapar.

Hindari Memberi Jus pada Bayi

Jangan berikan jus buah pada bayi di bawah usia satu tahun. Jus bukanlah makanan yang padat nutrisi. Apalagi jus buah kemasan. Jus buah kemasan mengandung kalori yang hampir sama banyaknya dengan volume susu formula yang sama, tetapi gizinya kurang dan tidak mengenyangkan.

Bayi cenderung mengonsumsi jus dalam jumlah yang jauh lebih banyak ketimbang ASI atau susu formula tanpa merasa kenyang. Akibatnya, kebiasaan ini turut berkontribusi terhadap obesitas pada bayi.

Tidak Perlu Memaksa Bayi Menghabiskan Makanan

Perlu Anda ketahui bahwa perut bayi ukurannya hanya sebesar kepalan tangannya. Menyusu dalam jumlah kecil tetapi sering secara fisiologis lebih tepat, daripada pemberian makanan yang banyak tetapi jarang.

Tidak perlu memaksa bayi menghabiskan makannya, apalagi jika menyusu susu formula dari botol. Bandingkan isi botol dengan kepalan tangannya. Dengan mengetahui takaran ini, sebetulnya bayi sudah cukup kenyang hanya dengan makanan yang bagi kita tampak sedikit.

Rewriter : Oktaviana Dwi K.K
Sumber : Popmama.Com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.