oleh

5 Cara Menumbuhkan Kepekaan Anak

PortalMadura.Com – Selain akademik, karakter merupakan faktor penting dalam meraih kesuksesan. Melatih kepekaan anak menjadi salah satu unsur penting dalam pendidikan karakter yang diajarkan oleh orang tua.

Peka adalah kemampuan seseorang dalam menerjemahkan suatu keadaan tanpa perlu diucapkan. Hal ini menjadi masalah penting saat anak mulai belajar bersosialisasi dengan lingkungannya. Apabila tidak dibentuk sejak usia dini, kemungkinan anak tidak akan memperlakukan orang lain dengan baik di kemudian hari.

Dilansir dari laman Appletreebsd.Com, Rabu (8/7/2020) berikut ini cara melatih anak agar peka terhadap lingkungan di sekitarnya.

5 Cara Menumbuhkan Kepekaan Anak

Beri Penghargaan dengan Pujian

Pujian merupakan salah satu bentuk penghargaan yang disenangi oleh anak-anak. Saat mereka menunjukkan kepekaan dan melakukan perbuatan baik, ungkapkan bahwa Anda menyukai perbuatan yang mereka lakukan.

Sebagai contoh, ketika seorang kakak menenangkan adiknya yang sedang menangis, hal yang harus dilakukan sebaiknya tujukkan bahwa Anda senang dengan sikap manis yang dilakukan oleh kakaknya. Selain itu, secara tidak langsung Anda juga memberikan contoh perbuatan peka terhadap orang lain.

Ajak Anak Bersosialisasi dengan Lingkungan Luar

Luangkan waktu Anda untuk mengajak anak berinteraksi dengan orang-orang di luar rumah. Misalnya, pergi ke panti asuhan untuk berbagi kepada sesama. Sambil berbagi, sesekali coba ajak anak untuk mengamati orang-orang di sekitarnya.

Cobalah ajukan pertanyaan yang akan membuat mereka memahami orang lain seperti “Yatim piatu adalah sebutan bagi mereka yang tidak memiliki orang tua. Bagaimana perasaan kamu bila orang yang kita cintai tidak ada di sekitar kita?” “Menurutmu bagaimana perasaan anak yang menerima hadiah ini?”.

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu bisa memancing anak untuk berpikir tentang perasaan orang lain sekaligus memupuk kepekaan mereka.

iklan 2

Ungkapkan Perasaan Anda dan Jelaskan Sebabnya

Selain itu, cara lain untuk melatih kepekaan anak dengan mengungkapan perasaan Anda kepada mereka dengan menjelaskan sebabnya. Sebagai contoh, “Ibu kesal sekali melihat masakan yang selalu terbuang setiap hari,” atau “Ayah senang sekali bila halaman rumah terlihat bersih”. Dengan begitu, Anda bisa melihat bagaimana respons mereka terhadap ungkapan perasaan tersebut.

Menumbuhkan Kepekaan Anak Melalui Dongeng

Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral yang mendidik, dan juga menghibur. Pilihlah dongeng yang mendidik sehingga mereka bisa mengambil nilai-nilai positif dari cerita tersebut.

Stimulasi melalui indra pendengar cenderung lebih berhasil untuk merangsang anak agar memiliki kepekaan terhadap orang lain. Sebab itu, metode yang satu ini sebaiknya dimasukkan sebagai salah satu cara dalam pendidikan karakter yang Anda berikan.

Memberikan Penjelasan Efek Sikap Peka

Rasa ingin tahu anak-anak memang tinggi, hal itu bisa menjadi keuntungan bagi orang tua untuk memberikan pendidikan karakter di dalamnya. Bagi beberapa orang, bentuk perhatian sekecil apapun bisa membawa arti. Ketika anak peka terhadap orang lain, tujukkan bagaimana efeknya terhadap orang tersebut.

Contohnya, ketika anak membatu pekerjaan rumah. Berilah mereka penjelasan bahwa apa yang ia lakukan sangat meringankan pekerjaan Anda.

Pada dasarnya manusia sudah memiliki sifat peka sejak lahir, namun tidak ada jaminan bahwa kelak sifat ini bisa berkembang dengan baik. Oleh sebab itu, sifat peka perlu dilatih sejak dini kepada anak.

Salah satu faktor yang menjadi penyebab kurangnya kepekaan anak zaman sekarang ialah orang tua. Sebagai orang tua, ada baiknya Anda terlibat dalam kehidupan dan kondisi emosional anak. Perbanyaklah interaksi terhadap anak agar masa-masa pembentukkan sifat peka terhadap mereka bisa berjalan dengan baik. Semoga cara-cara di atas bisa menjadi cara yang tepat untuk menumbuhkan rasa kepekaan anak.

Rewriter : Oktaviana Dwi K. K
Sumber : appletreebsd.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar