5 Ciri Anda Berbakat Jadi Pemimpin yang Hebat

5 Ciri Anda Berbakat Jadi Pemimpin yang Hebat
ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah seperti apa yang dibayangkan. Walaupun Anda sudah banyak membaca bahan referensi tapi Anda tidak memiliki pengalaman, maka keinginan menjadi pemimpin hebat hanya sekadar impian saja.

Faktanya memang tidak semua orang memiliki sifat kepemimpinan. Sebab mereka mempunyai karakteristrik tertentu yang membuatnya pantas atau layak jadi pemimpin.

Lantas, apa saja karakteristik tersebut?. Berikut tanda bahwa Anda adalah seorang pemimpin yang hebat:

Suka Mendengar
CEO dari Setcore Petroleum Services, Nassar, menyebutkan bahwa salah satu karakter pemimpian ialah ketertarikannya untuk mendengarkan orang lain. “Untuk mendengarkan orang lain dan melihat perspektif lain adalah hal yang krusial, ini akan membuat orang lain merasa didengar dan mungkin saja Anda mendapatkan ide-ide baru yang segar,” tuturnya.

Berhenti bicara dan mulai mendengarkan. Pemimpin yang cerdik itu mengetahui ada hal yang jauh lebih baik dari sekadar intimidasi dan dominasi. Dalam era komunikasi yang instan ini, semua orang tampaknya menjadi sangat terburu-buru untuk menyampaikan apa yang ada di pikiran mereka. Mereka gagal untuk menyadari bahwa ada banyak hal yang bisa digali dari pikiran orang lain.

Terbuka
Menjadi transparan atau terbuka pada orang lain atau karyawan Anda di kantor merupakan ciri lain bahwa Anda seorang pemimpin yang baik. Hal ini seperti yang dikemukan Nassar mengenai karakteristik pemimpin tersebut.

“Kita banyak menghabiskan waktu dalam menjelaskan banyak hal di kantor, namun jarang langsung mengatakan apa yang kita bisa lakukan dan tidak bisa untuk dilakukan. Jujur dan terbukalah,” ujarnya.

Pemimpin yang cerdas adalah pemimpin yang paling bersedia untuk mengubah pola pikir mereka. Mereka tidak ingin menjadi benar, tetapi mereka ingin hasil yang tepat.

Mengajak Bukan Memerintah
Ciri lain bahwa Anda adalah pemimpin yang bijak ialah kemampuan Anda dalam persuasi orang lain bukan memerintah hal tertentu untuk segera dilakukan.

“Segalanya mesti diselesaikan dengan persuasi, mendengar, mengerti pandangan orang lain. Kau bisa mengaplikasikan hal ini dalam keluarga Anda, bisnis Anda, dimana saja,” ujarnya.

Memimpin itu berarti melayani dan mengarahkan orang-orang di bawah Anda untuk mencapai kesuksesan. Tidak terpusat pada kesuksesan Anda sendiri.

Berdiskusi
Seorang pemimpin juga pasti memiliki hak untuk didengar oleh karyawannya, dan berdialog merupakan cara yang tepat untuk mengetahui jalan tengah atau keputusan apa yang bisa diambil bagi kebaikan orang banyak atau perusahaan.

“Kami sudah melihat banyak situasi yang dalam banyak kesempatan tidak melibatkan dialog dan tentu saja hal tersebut menyebabkan situasi segera hancur memburuk,” ungkapnya.

Mereka selalu ingin belajar, tumbuh, berkembang, dan menjadi dewasa. Menerima perbedaan pendapat memungkinkan Anda untuk menyempurnakan ide-ide Anda. Inilah kesempatan untuk menyingkirkan ide-ide buruk dan menggantinya dengan ide-ide cemerlang.

Berikan Teladan
Dan yang paling terpenting dari segalanya ialah menjadi teladan bagi orang lain. Tunjukan sesuatu dengan contoh bukan dengan ucapan semata. “Memimpin dengan tindakan dan bukan hanya dengan ucapan adalah hal lain, ini sangat berperan besar,” tandas dia.

Meskipun ucapan terima kasih itu terdengar sepele, namun tidak semua pemimpin bisa melakukannya. Anda bisa mengucapkan hal itu kepada karyawan yang memiliki kinerja yang baik. Semakin sering Anda melibatkan orang lain, maka Anda akan menjadi pemimpin yang baik. (merdeka.com/Putri)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.