5 Hal yang Harus Dicermati dalam Memilih Investasi Reksa Dana

  • Bagikan
5-Hal-yang-Harus-Dicermati-dalam-Memilih-Investasi-Reksa-Dana
Ilustrasi (market.bisnis.com)

PortalMadura.Com – Salah satu instrumen investasi yang sekarang ini digemari para investor yaitu reksa dana. Bagaimana tidak, pilihan ini sangat cocok bagi investor jangka panjang dan atau yang berprofesi agresif.

Selain itu, risiko dari reksa dana ini ternyata tidak terlalu tinggi. Sedangkan yang alasan lainnya, ada banyak fitur bagus dalam platform digital yang saat ini membuat kalangan millenial tertarik berinvestasi di reksa dana.

Tapi sebelum itu, ada beberapa hal yang harus Anda tahu dalam memilih investasi reksa dana. Berikut ini lima cara memilihnya sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Rabu (24/11/2021) dari laman Idntimes.com:

Kenali Profil Risiko Anda

Sebelum Anda membuka rekening reksa dana, Anda biasanya akan terlebih dahulu diwajibkan untuk mengisi kuisioner profil risiko investor oleh penyedia produk investasi. Ada profil risiko konservatif, moderat, dan agresif.

Tujuan mengenali profil risiko ini adalah untuk mengetahui tingkat toleransi Anda terhadap risiko-risiko dari investasi yang Anda lakukan, karena setiap orang mempunyai toleransi terhadap risiko dan tujuan yang berbeda-beda.

Sesuaikan dengan Tujuan Investasi Anda

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan dalam memilih investasi reksa dana adalah menyesuaikannya dengan tujuan investasi Anda. Misal untuk persiapan pensiun, menikah, membeli rumah dan lain sebagainya.

Kalau Anda termasuk investor dengan profil risiko moderat, maka Anda bisa membagi porsi reksa dana saham sebesar 10 persen dari komposisi portofolio Anda, dan sisanya ditempatkan di investasi lainnya yang risikonya cenderung lebih rendah, seperti reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang.

Pilih Perusahaan Manajer Investasi yang Terpercaya dan Terdaftar di OJK

CEO UOB Asset Management Indonesia, Ari Adil menyarankan para investor reksa dana untuk mencari produk dan perusahaan manajer investasi yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Satu hal yang perlu dilihat oleh investor pemula adalah cari produk yang benar dikelola oleh perusahaan yang terdaftar di OJK sebagai manajer investasi,” ujar Ari.

Tips ini penting agar Anda sebagai investor terhindar dari investasi reksa dana bodong. Oleh karena itu, Anda harus mencari tahu rekam jejak MI yang akan mengelola dana Anda. Caranya, Anda bisa memeriksa rekam jejak MI melalui situs OJK, situs perusahaan MI maupun beragam artikel berita.

Cari Tahu Strategi Pengelolaan dan Banyak Belajar

Di Indonesia, ada berbagai jenis investasi reksa dana, seperti konvensional dan syariah. Keduanya memiliki perbedaan mulai dari sistem dan prinsip, proses kesepakatan, instrumen investasi, metode pengelolaan, dan pengawasan.

Untuk itu, Agar tidak salah dalam mengambil keputusan Anda harus rajin membaca dan mempelajari produk reksa dana yang ingin diinvestasikan.

Perhatikan Kinerja Reksa Dana yang Anda Pilih

Cara memilih investasi reksa dana yang perlu Anda tahu selanjutnya adalah memperhatikan peringkat dan konsistensi kinerja reksa dana. Biasanya beberapa perusahaan domestik maupun global mengadakan pemeringkatan reksa dana, seperti Morningstar Rating.

Perusahaan pemeringkat global ini memberikan rating bintang 1-5 terhadap produk dengan usia minimal 3 tahun yang telah melalui proses perhitungan berdasarkan Morningstar Risk-Adjusted Return yang meliputi kinerja bulanan produk dan konsistensi kinerja produk.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.