oleh

5 Tanda Anda Mengalami Gangguan Jiwa

PortalMadura.Com – Gangguan kejiwaan merupakan suatu penyakit yang sulit di lihat dengan sekilas, karena disaat seseorang mengalami gangguan kejiwaan, harus ada pemeriksaan yang lebih lanjut oleh dokter spesialis jiwa. Setiap orang pasti akan mengalami gangguan kejiwaaan, namun dalam status yang tidak terlalu parah.

Jika Ada pernah melihat orang yang mengalami gangguan jiwa dengan memakai pakaian yang kurang layak dan berjalan tidak tahu arah, maka sudah dipastikan orang ini sudah mengalami gangguan jiwa yang parah atau dalam istilah medis biasa dikenal dengan sebutan Skizofrenia. Sebelum seseorang mengalami Skizofrenia sebelumnya sudah ada gejala dan tanda gangguan jiwa. Tanda dan gejala pada umumnya muncul secara bertahap dan biasanya dimulai dari perubahan pola atau cara berpikir, perasaan, emosi, atau perilaku sehari-hari. Seseorang bisa mengalami gangguan kejiwaan karena tidak mampu melawan stressor.

Stressor atau sumber stres bisa diperoleh dari mana saja, baik dari lingkungan keluarga, tempat kerja, dan sekitar rumah. Seseorang yang memiliki pertahanan diri yang baik akan menjadikan stressor sebagai pembelajaran untuk menemukan solusi. Namun, bagi seseorang yang memiliki pertahanan diri yang buruk, maka stressor ini akan menjadikan permasalahan mental yang dapat mengganggu kejiwaan.

Banyak orang yang belum mengetahui tanda bahwa diri sendiri mengalami gangguan kejiwaan. Berdasakan dari laman Alodokter.com, Sabtu (9/5/2020) berikut tanda-tanda mengalami gangguan jiwa.

Perubahan Kepribadian

Ketika Anda mengalami gangguan jiwa, orang-orang akan merasakan ada yang berbeda dari diri Anda. Seolah Anda bersikap seperti orang lain. Biasanya Anda akan menjadi lebih tertutup, menarik diri dari lingkungan, dan akan menjauhdari orang lain.

Perubahan Suasana Hati (Mood)

Jika Anda sering merasa cemas, mudah marah, lebih sensitif, sedih berkepenjangan, takut secara berlebihan, atau mengalami perubahan suasana hati yang drastis. Apabila Anda mengalami perubahan emosional ini maka Anda harus berhati-hati dan lebih waspada.

Perubahan emosi yang dramatis ini perlu diwaspadai, terutama jika terjadi secara berulang dan dalam waktu yang cepat. Misalnya, saat bangun pagi kamu merasa sangat bersemangat dan bahagia, namun menjelang siang tiba-tiba menjadi sangat sedih dan tidak bertenaga.

Gangguan Tidur

Mayoritas penderita gangguan jiwa mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur bisa berupa tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, sulit tidur, sering bangun di malam hari, atau tidak bisa tidur sama sekali.

Orang yang mengalami gangguan tidur cenderung akan merasa kurang bertenaga, lemas, mengantuk, dan kurang produktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kesulitan Berpikir

Penderita gangguan jiwa mungkin mengalami kesulitan mengingat, berkonsentrasi, atau berpikir logis. Penderita gangguan jiwa yang sudah parah bahkan bisa mengalami gangguan pola pikir, seperti paranoid, halusinasi, atau tidak bisa membedakan mana yang nyata dan yang tidak.

Melibatkan Diri Pada Hal Berbahaya

Pendirita gangguan jiwa terkadang tidak peduli pada keselamatan dan kesehatannya dirinya sendiri dan oran lain. Contoh sederhananya, para penderita gangguan jiwa rentan mengalami berbagai masalah perilaku seperti percobaan bunuh diir, mencoba narkoba dan minuman beralkohol.

Gangguan jiwa juga bisa dilihat dari fisik yang terlihat lesu, tidak bersemangat, hingga kehilangan nafsu makan atau justru mengalami peningkatan nafsu makan. Jika And amengalami salah satu tanda gangguan jiwa tersebut, hal ini belum tentu diajdikan alasan Anda mengalami gangguan jiwa. Karena harus ada pemeriksaan medis kejiwaan lain dari dokter atau psikolog.

Rewriter : Lisa Mana L
Sumber : Alodokter.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar