oleh

5 Tips Sabar Agar Menjadi Mama Idaman Para Anak

PortalMadura.Com – Marah merupakan salah satu ekspresi diri terhadap suatu hal yang membuat diri tidak nyaman. Namun dimarahi seseorang adalah hal yang banyak tidak disukai oleh kebanyakan orang termasuk anak kecil. Sebagai orang tua khususnya seorang ibu harus bisa mengontrol emosi agar anak tidak merasa takut.

Jika anak selalu dimarahi maka ini akan membuatnya tidak betah dirumah. Oleh karena itu Anda harus lebih sabar dalam menghadapi anak yang aktif. Ibu yang sabar akan menjadi idaman para anak maka Anda perlu melakukan tips berikut dilansir dari laman Popmama.com.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Menenangkan Diri

Seorang anak memiliki tingkat keaktifan yang berbeda. Maka jika anak bertingkah laku yang menjengkelkan sebaiknya Anda segera menenangkan diri. Anda bisa menarik nafas panjang perlahan-lahan, kemudian hembuskan secara perlahan. Ada bisa mengulangi cara ini beberapa kali sampai Anda merasa sudah lebih tenang.

Mengajak Berkomunikasi

Setalah Anda bisa mengendalikan emosi dan jauh lebih tenang maka cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah berkomunikasi. Komunikasi pada anak akan membuat anak lebih mengerti agar tidak melakukan kembali kesalahan yang dilakukan. Ibu harus bia memberikan pemahaman yang mudah di mengerti oleh anak.

Membayangkan Anak Seperti Bayi

Saat marah orang akan kesulitan untuk mengontrol emosi. Namun dengan membayangkan anak seperti bayi ini dipercaya ampuh untuk menurunkan emosi pada anak.

Mengambil Jarak

Saat seorang ibu marah ibarat sumbu kompor yang terbakar. Di saat Anda marah yang harus dilakukan adalah jaga jarak dengan anak. Hal ini bertujuan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Meminta Maaf pada Anak

Terkadang ibu spontan marah terhadap anak maka jika ini sudah terjadi, Anda harus segera minta maaf pada anak. Jelaskan pada anak kenapa Anda marah dan beri pemahaman bahwa yang anak lakukan kurang benar.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar