oleh

5 Tradisi Unik Sambut Bayi Baru Lahir

PortalMadura.Com – Kelahiran bayi merupakan anugerah yang luar biasa bagi seluruh keluarga. Ada beberapa cara yang biasanya dilakukan untuk menyambut si kecil.

Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Senin (9/12/2019) dari laman haibunda.com yang dikutip dari berbagai sumber. Ada beberapa kebiasaan unik di berbagai negara yang dilakukan untuk menyambut bayi yang baru lahir. Penasaran?

Berikut ini penjelasannya:

Jepang: Kompetisi Bayi Menangis

Sebuah perayaan aneh untuk bayi di Jepang. Para bayi berkompetisi satu sama lain untuk melihat siapa yang lebih dulu menangis.

Mereka percaya bahwa bayi yang banyak menangis lebih sehat daripada mereka yang tidak. Mitosnya, mereka akan tumbuh lebih cepat. Acara ini disebut Nakizumo.

Spanyol: Melompati Bayi

Di Spanyol ada upacara bayi yang aneh sekaligus menegangkan. Bayi-bayi ditidurkan di atas kasur. Kemudian, seorang pria akan melompati bayi-bayi tersebut.

Pria yang melompati bayi ini melambangkan iblis. Mereka meyakini bahwa dengan melompati bayi akan menangkal roh jahat dan akan ada banyak kesejahteraan untuk mereka.

iklan hari santri

Baca Juga: 8 Kisah Bayi yang Bisa Bicara dalam Sejarah Islam

Mauritania: Meludahi Bayi

Orang-orang Wolof di Mauritania percaya bahwa air liur manusia dapat mempertahankan kata-kata. Sehingga, mereka meludahi bayi yang baru lahir untuk menambahkan berkat pada bayi tersebut.

Ketika bayi lahir, wanita meludahi pipi bayi dan laki-laki meludahi telinga bayi. Kemudian, mereka menggosok air liur tersebut di seluruh kepalanya.

Guatemala: Merendam Bayi di Air Es

Orang-orang suku Maya punya budaya merendam bayi di air es. Di negara-negara panas seperti Guatemala, mereka berpikir bahwa mandi es merupakan cara terbaik untuk melawan panas.

Bayi-bayi umumnya menangis ketika mandi air es. Tapi, para ibu tetap tidak khawatir. Mereka mengaku, bayi akan tertidur setelah mandi air es.

Irlandia: Mengoleskan Kue di Kepala Bayi

Beberapa pasangan di Irlandia menyimpan sedikit kue pernikahan mereka. Setelah bayi lahir, mereka akan menggunakan kue itu untuk pembaptisan. Kepala bayi diusapkan dengan kue pernikahan kedua orang tuanya itu.

Rewriter: Desy Wulandari
Sumber: haibunda.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.