500 Warga Sumenep Alami Gangguan Jiwa

  • Bagikan
500 Orang Warga Sumenep Alami Gangguan Jiwa
Ilustrasi

PortalMadura.Com, Sumenep – Jumlah penderita gangguan jiwa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, relatif tinggi. Sesuai data di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, hingga kini mencapai 458 orang.

“Angka ini sudah mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 510 orang dan pada tahun 2017 naik menjadi 638 orang,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Kesehatan Masyarakat, Dinkes Sumenep, Kusmawati, Jumat (12/10/2018).

Ia menyampaikan, guna menekan angka gangguan jiwa, pihaknya mengaku telah memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal. Pemerintah mengupayakan setiap Puskesmas memiliki Poli Jiwa yang akan membantu memberikan obat jiwa.

“Kami berupaya terus agar pasien penyakit jiwa yang ditangani benar-benar sembuh,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, mayoritas penderita gangguan jiwa masuk kategori kejiwaan non pasung. Salah satunya disebabkan tidak bisa mengelola emosi dengan baik, faktor lingkungan dan keturunan.

“Hingga saat ini ada 18 penderita penyakit jiwa yang dipasung, karena dianggap mengganggu ketenangan masyarakat serta kurang percaya pada pengobatan medis,” urainya.

Ia meminta, keluarga pasien jiwa lebih aktif memeriksakan pasien ke pelayanan kesehatan. Karena saat ini di Puskesmas sudah ada poli jiwa dan juga ada Posyandu jiwa.

“Untuk pasien kejiwaan yang parah kami rujuk ke Rumah Sakit Lawang atau RS. Dr. Soetomo Menur Surabaya untuk mendapatkan pengobatan intensif agar mereka cepat sembuh,” tukasnya. (Arifin/Desy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.