oleh

6 Cara Cerdas Pilih Charger Smartphone

PortalMadura.Com – Charger merupakan salah satu alat pendukung smartphone. Karena alat ini pasti dibutuhkan jika baterai handphone mati atau habis. Namun, yang perlu diketahui dari alat ini yaitu kemampuan fast chargingnya. Hal ini akan berdampak pada seberapa lama Anda melakukan pengisian baterai smartphone.

Oleh karena itu, pembelian charger tidak boleh asal. Karena akan berbahaya pada smartphone Anda. Bahkan yang paling ekstrim bisa merusak smartphone.

Lantas, apa saja yang harus diperhatikan saat membeli charger? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman detik.com, berikut beberapa hal yang harus Anda tahu saat membeli charger.

Jangan Beli yang Murah

Istilah menyebutkan, setiap ada harga, pasti ada barang memang benar adanya. Membeli produk dengan harga yang murah, sudah pasti kualitasnya tidak terjamin. Contohnya, membeli charger murah dengan harga yang sangat miring, tentu kualitasnya patut dipertanyakan. Mungkin saja charger tersebut bisa cepat rusak, atau malah bisa merusak ponsel.

Periksa Tegangan

Daya pengisian didasarkan pada tiga hal yaitu daya atau power (P) diukur dalam Watt, arus (I) diukur dalam amp atau milimeter, dan tegangan (V) diukur dalam volt. Jumlah daya ditentukan oleh persamaan P = IV. Dengan kata lain, daya merupakan produk dari arus yang dikalikan dengan tegangan.

Saat Anda memilih pengisi daya Anda bisa memeriksa keterangan tegangan ini pada kemasan charger. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan informasi ini melalui kepala charger. Charger yang baik memiliki keterangan tegangan pada bagian kepalanya.

Periksa Teknologi Pengisian Daya pada Ponsel

Tiap ponsel punya standar pengisian daya yang berbeda. Ada Quick Charge, VOOC, Super Charge, Adaptive Charge, dan lain sebagainya. Agar fitur tersebut bisa dipakai, anda juga harus mencari charger yang mendukung standar tersebut.

Input

Input diartikan sebagai tegangan listrik yang bekerja pada charger tersebut. Contohnya, jika input menunjukkan 100-240V – Frekuensi 50-60Hz 0,35 A. Artinya charger bisa digunakan dalam tegangan listrik antara 100-240 Volt. Standar arus listrik di Indonesia adalah 220V dan frekuensi 50Hz .

Output

Selain input, pada keterangan charger juga terdapat angka output. Contohnya, jika output menunjukkan angka 5.0V , 2.0 A artinya daya yang dihasilkan atau yang akan masuk pada ponsel Anda yaitu memiliki tegangan 5 Volt dengan arus 2 Ampere. Output menunjukkan voltase yang telah diubah dari input yang ada. Dalam contoh diatas dari input 100-240 Volt menjadi 5.0V atau 2.0 A.

Cek Fitur

Sebelum membeli charger, ada baiknya Anda memahami fitur-fitur yang ada di dalam charger tersebut. Jika smartphone Anda sudah mendukung fitur fast charger, pilihlah charger yang juga mendukung fitur yang sama agar pengisian daya smartphone Anda bisa lebih cepat.

 

Rewriter : Desy Wulandari
Sumber : Detik.Com

Komentar