oleh

6 Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak Terjadi di Bangkalan

PortalMadura.Com, Bangkalan – Sedikitnya enam kasus tindak kekerasan pada perempuan dan anak terjadi di wilayah hukum Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, selama tahun 2018.

Data di Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB P3A) setempat menyebutkan, empat kasus di antaranya merupakan kekerasan seksual terhadap anak bawah umur dan dua lainnya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Selain hal tersebut, pihak Dinas KB P3A beberapa waktu lalu menerima laporan tentang kekerasan kepada anak bawah umur.

“Yang baru terjadi di daerah Pejagan itu. Penjual pentol diduga hendak menculik anak bawah umur. Kasusnya sudah ditangani polisi,” kata Kepala Dinas KB P3A Kabupaten Bangkalan, Tamar Djaja, Kamis (12/4/2018).

Disebutkan, ada peningkatan jumlah kasus kekerasan kepada perempuan dan anak sejak 3 tahun terakhir.

Selama tahun 2016 tercatat 27 kasus. Rinciannya, 9 kasus persetubuhan, 8 kasus KDRT, 3 kasus pencabulan, 1 kasus kekerasan kepada anak, 1 kasus penelantaran anak dan 5 kasus penganiayaan kepada perempuan.

Sementara pada tahun 2017, 31 kasus kekerasan kepada perempuan dan anak. Yakni, 14 kasus terjadi kepada anak dan sisanya adalah kekerasan dalam rumah tangga.

“Kami sudah melakukan pendampingan kepada mereka,” katanya.

Tahun 2018, pihaknya berupaya menekan angka kasus kekerasan dalam rumah tangga dan anak dengan melakukan sosialisasi dan bimbingan konseling kepada para orang tua dan masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan aparat Kepolisian.

“Yang terpenting adalah orang tua hendaknya lebih protektif lagi kepada putra-putrinya,” pungkasnya. (Hamid/Nanik)


Komentar