oleh

6 Langkah Perencanaan Keuangan Menurut Kemenkeu

PortalMadura.Com – Banyak orang bilang, di mana ada pemasukan di situ pula akan ada pengeluaran. Ya, dalam kehidupan ini tidak bisa lepas dari dua hal tersebut. Keduanya saling memiliki kontribusi untuk kebutuhan hidup seseorang.

Maka, penting sekali melakukan perencanaan keuangan. Sebab, kebutuhan di masa depan dapat dipastikan akan terjadi. Sementara, penghasilan di masa depan tidak selalu dipastikan. Ada yang mengalami kenaikan dan ada juga yang justru penghasilannya semakin rendah.

Nah, agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan, maka perlu dilakukan pengelolaan yang tepat terhadap penghasilan. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, membagikan cara untuk membuat perencanaan keuangan.

Berikut 6 langkah yang bisa diikuti sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Senin (11/1/2021) dari laman Liputan6.com:

Tujuan Keuangan

Langkah pertama yang harus Anda tentukan terlebih dahulu adalah mimpi atau tujuan yang ingin diwujudkan. Oleh karena itu, buat skala prioritasnya. Jangan lupa, prioritaskan yang terpenting dari yang penting dalam hidup Anda.

Cari Penghasilan

Langkah kedua yaitu penting untuk mencari penghasilan sebagai sumber pemasukan uang. Ya, tanpa adanya penghasilan mana mungkin bisa melakukan perencanaan keuangan. Perhatikan juga tingkat inflasi, karena mobil yang saat ini harganya Rp 250 juta bisa jadi meningkat dua tahun lagi.

Susun Strategi

Hal yang tidak kalah pentingnya lagi dari langkah di atas adalah menyusun strategi. Misalnya, Anda harus membuat anggaran bulanan. Intinya, perlu mengatur pos-pos yang harus dikeluarkan setiap bulan. Jangan sampai melewati batas, karena Anda juga harus menyisihkan untuk tabungan dan investasi.

Memahami Produk Keuangan

Selain tabungan, ada berbagai alternatif lain untuk melakukan investasi. Misalnya dengan logam mulia, reksa dana, Surat Berharga Negara Ritel, dan saham.

Perlu diingat, karena potensi keuntungan dan risiko yang berbeda maka Anda perlu mempelajari dan memahaminya. Hal ini untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Implementasi

Jika sudah mempelajari dan memahami langkah-langkah sebelumnya, maka Anda bisa mulai untuk mengimplementasikan perencanaan keuangan. Dengan begitu, Anda akan tahu apakah Anda bisa melakukannya dengan baik atau tidak.

Monitor dan Evaluasi

Langkah terakhir yaitu memantau dan mengevaluasi rencana keuangan. Pasalnya, rencana keuangan itu harus fleksibel mengikuti perubahan.

Misalnya menikah, maka tanggungan akan bertambah dan yang lainnya. Oleh karena itu, penting untuk melakukan evaluasi berkala dan beradaptasi terhadap situasi yang baru.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Liputan6.Com

Komentar