oleh

75 Desa dan Kelurahan Alami Kekeringan

PortalMadura.Com, Sampang – Sedikitnya 75 desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengalami bencana kering kritis.

Pelaksana harian (Plh) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Asroni menyampaikan, status terdampak bencana mulai menurun dan tiga desa terbebas dari musim kekeringan dibandingkan tahun lalu yang mencapai 78 wilayah.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

“Ada 75 wilayah terdampak kekeringan. Satu kelurahan, dan sisanya desa yang tersebar di sebelas kecamatan,” terangnya, Rabu (8/9/2021).

Pihaknya menyebutkan, tiga wilayah yang terbebas dari bencana kekeringan sudah ada mata air melalui sumur yang dibangun di permukiman warga dan terdapat akses saluran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sampang.

“Desa atau kelurahan yang tidak ada mata air lebih dari tiga kilometer dari area permukiman, pasti terdampak bencana kekeringan,” ungkapnya.

Dalam upaya menanggulangi bencana kekeringan, Asroni mengaku telah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Untuk jangka pendek, pihaknya melakukan droping air bersih ke desa terdampak. Namun saat ini, realisasi bantaun air dalam tahap menunggu surat keputusan dari pemerintah daerah.

Sedangkan penanggulangan bencana kekeringan jangka panjang, perlu ada program pembangunan sumber mata air.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar