8 Hal yang Tak Mau Dibeli Kaum Millennial, Salah Satunya Mobil

Hal yang Tak Mau Dibeli Kaum Millennial
ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Kaum millennial diketahui memiliki pola pikir dan kebiasaan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Kebiasaan mereka tidak hanya terkait cara bekerja, namun dalam menghabiskan uang pun tidak seperti orang tua dan para pendahulu.

Bahkan, akibat perkembangan zaman dan pergeseran cara pandang membuat generasi millennial tidak mau membeli beberapa barang tertentu. Apa saja?.

Berikut delapan hal yang tidak mau dibeli generasi millennial:

TV Berbayar
Menonton stasiun televisi berbayar menjadi salah satu kemewahan bagi generasi sebelumnya. Namun, para millennial tidak lagi memerlukan televisi dan jaringan TV kabel. Anak-anak muda zaman sekarang hanya butuh laptop atau komputer dan internet untuk menonton acara televisi atau film yang mereka suka.

Investasi
Millennial juga jarang berinvestasi. Hal ini sebenarnya cukup disayangkan mengingat penghasilan yang sebenarnya tidak terlalu besar dibanding uang yang dikeluarkan untuk pendidikan dan gaya hidup.

Salah satu alasannya adalah banyak millennial yang tidak percaya dengan pasar saham karena tumbuh di masa-masa resesi. Untuk itu, millennial lebih pilih menabung saja yang lebih aman.

Mobil
Beli mobil menjadi impian banyak orang. Tapi tidak begitu untuk sebagian millennial. Golongan orang yang tahun ini berusia 19 hingga 33 tahun tersebut tidak terlalu butuh kendaraan pribadi.

Berdasarkan laporan Yahoo Finance, ada penurunan presentase pembuatan SIM. Begitu juga dengan jumlah anak muda yang membeli mobil di tahun 2010. Apalagi, kini mencari kendaraan lebih mudah dengan aplikasi taksi online.

Rumah
Dikatakan, jika millennial ingin tinggal di rumah orang tua mereka selamanya. Alasannya bukan selalu karena mereka manja tapi karena tidak mampu beli rumah. Sebuah studi Harvard mengungkap, jika kepemilikan rumah orang dewasa muda di bawah 35 tahun menurun 12% di tahun 2006 hingga 2011.

Pernikahan
Pernikahan dengan konsep yang simpel mulai tren di kalangan millennial. Salah satu alasannya agar menghemat pengeluaran dan ingin mengutamakan keintiman. Selain itu, pernikahan juga semakin jarang dilakukan karena banyak dari millennial yang menunda. Kebanyakan dari mereka menunggu hingga kondisi finansial sudah mumpuni sebelum mulai berkeluarga.

Anak
Karena menunda pernikahan, para millennial juga tidak menghabiskan uang untuk anak. Tidak seperti orang dewasa muda pada generasi sebelumnya, banyak pula millennial yang tidak berencana memiliki buah hati.

Berdasarkan studi di 2012 terungkap, jika kurang dari setengah millennial ingin punya anak. Presentase itu menurun 36% dari 20 tahun lalu. Alasannya tidak selalu karena mereka tidak suka anak kecil namun lebih karena masalah kesiapan ekonomi.

Asuransi Kesehatan
Banyak millennial yang tidak terlalu peduli dengan asuransikesehatan. Asuransi memang bisa sangat dibutuhkan apalagi jika tiba-tiba mengalami kecelakaan atau penyakit keras. Namun, millennial menganggap diri mereka sehat sehingga tidak merasa membutuhkannya. Banyak pula yang lebih mengandalkan asuransidari pemerintah atau perusahaan.

Apapun yang Disuruh
Millennial tidak mau mendengarkan pendapat orang tua yang menyuruh mereka membeli sesuatu. Kebanyakan dari mereka malah lebih percaya dengan testimoni online dari pada opini orang-orang sekitar. (detik.com/Salimah)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.