oleh

8 Ribu Buruh Tani dan Pabrik Rokok di Sumenep Bakal Dapat BLT

PortalMadura.Com,Sumenep – Sebanyak 8 ribu buruh pabrik rokok dan buruh tani di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan mendapat bantuan langsung tunai (BLT) tahun 2021.

Anggarannya bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Kabupaten Sumenep, melalui Bagian ESDA Setdakab Sumenep.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Kepala Bagian ESDA Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep, Moh. Sahlan melalui Kasubag Pertanian, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan, Andi Suprapto menyebutkan, anggaran BLT itu mencapai Rp10 Miliar.

“Pencairannya dipastikan sebelum akhir November 2021,” katanya, Senin (11/10/2021).

Dari 8 ribu penerima, sebanyak 1.400 merupakan buruh pabrik rokok dan sekitar 7.600 orang adalah buruh tani. ” Masing-masing penerima mendapat Rp 1,2 juta,” terangnya.

Sebelum dicairkan, pihaknya akan melakukan verifikasi data ke Dispendukcapil, Dinsos dan Dispertahorbun agar tidak terjadi tumpang tindih data penerima.

“Setelah semuanya rampung, kami akan cairkan secara bertahap karena melihat penerima BLT ini terbilang banyak,” ujarnya.

Anggaran DBHCHT tahun 2021 di Kabupaten Sumenep mencapai Rp 40,9 Miliar yang mengalir ke enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Enam OPD itu meliputi, Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD dr. H. Moh. Anwar, Disperindag, Dispertahorbun bagian Perekonomian dan Bagian Energi Sumber Daya Alam (ESDA) dengan nominal berbeda-beda.

Sedangkan untuk Bagian ESDA memiliki dua kegiatan. Yakni, monitoring dan evaluasi ke enam OPD dan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi petani dan buruh pabrik rokok.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar