oleh

Abdul Malik : Yang Diduga Melakukan Penganiayaan Itu Bukan Anggota Tagana

PortalMadura.Com, Sumenep – Koordinator Tagana Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Abdul Malik meluruskan tersiarnya dugaan oknum Tagana melakukan penganiayaan di Desa Karang Buddi, Kecamatan Gapura, Sumenep.

“Yang melakukan dugaan penganiayaan itu bukan anggota Tagana. Kami sudah telusuri semua anggota Tagana dan tidak ada anggota yang terlibat dalam kasus dugaan penganiayaan,” tegas Abdul Malik saat berkunjung ke bagian Redaksi PortalMadura.Com, Sabtu (6/12/2014).

Ia mengakui jika anggota Tagana ada yang bernama Anang, tapi Anang yang dimaksud melakukan dugaan tindak penganiayaan bukan Anang anggota Tagana. “Saya juga telah datang ke Polsek Gapura. Maksud saya, biar semuanya klir bahwa kasus itu (dugaan penganiayaan, red) tidak ada hubungannya dengan anggota Tagana,” tandasnya.

Sementara, Nugroho Anang Susilo, salah satu anggota Tagana yang bermukim di Dusun Benusan, Desa Karang Buddi, Kecamatan Gapura Sumenep mengungkapkan, bahwa di satu dusun ada tiga nama warga yang sering dipanggil Anang. Namun, nama awal dan akhirannya berbeda.

“Saya juga dipanggil Anang dan resmi menjadi anggota Tagana. Anang yang lain juga ada, tapi tak satupun yang masuk Tagana. Jadi, tidak benar jika ada oknum anggota Tagana yang terlibat dalam dugaan penganiayaan,” tandas Anang.(htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE