oleh

Achmad Fauzi Sowan ke Ponpes Sidogiri, Cium Serban hingga Dapat ‘Ijazah’ Doa dari Kiai Nawawi

PortalMadura.Com, Sumenep – Calon Bupati Sumenep nomor urut 01, Achmad Fauzi bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jumat, 13 November 2020.

Selain silaturahmi, Fauzi juga meminta doa serta dukungan atas pencalonannya dalam Pilbup Sumenep 9 Desember 2020.

Pria yang didukung para ulama, kiai, habaib dan para guru ngaji ini tiba di pesantren tertua di Indonesia itu sebelum salat Jumat, tepatnya pukul 11.00 WIB.

Sebelum bertemu pengasuh, Fauzi yang didampingi Kiai Syauqi Ishom melaksanakan salat Jumat di Ponpes Sidogiri.

Usai melaksanakan ibadah salat Jumat, Fauzi langsung menuju ke kediaman pengasuh pesantren, KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil. Selain Kiai Nawawi, Fauzi juga disambut hangat para kiai lain dari keluarga besar Pesantren Sidogiri.

Bersama pengasuh dan keluarga besar Ponpes Sidogiri, Fauzi menggelar pertemuan tertutup yang berlangsung satu jam lebih.

Kemudian, Fauzi dikalungi serban almarhum Syaikhona KH Syamsul Arifin. Terlihat beberapa kali Fauzi juga menciumi serban ulama terkemuka di Nusantara tersebut.

Tak hanya serban, pada kesempatan langka itu, Fauzi juga dapat ‘ijazah’ doa dan air dari Kiai Nawawi dan kiai-kiai lain. Kemudian, sebelum pulang, Fauzi juga nyekar ke asta keluarga besar Ponpes Sidogiri.

“Saya ke Sidogiri dalam rangka silaturahmi, mohon doanya para kiai-kiai sepuh. Karena saya dikawal komunitas ulama, pesantren, dan komunitas santri di Sumenep, maka saya wajib pamit dan meminta nasihat kepada para kiai sepuh. Terutama Kiai Nawawi,” kata Achmad Fauzi, Selasa, 17 November 2020.

Menurut pria yang dipasangkan dengan Ketua Muslimat NU Nyai Hj. Dewi Khalifah ini, nasihat para ulama sangat dibutuhkan untuk Sumenep ke depan.

“Bagi kami, ulama itu penerang umat, nasihatnya sangat dibutuhkkan untuk Sumenep ke depan,” tambah Fauzi.

Fauzi mengaku sangat bahagia atas sambutan hangat pengasuh dan keluarga besar Ponpes Sidogiri.

Bahkan Kiai Nawawi memberikan kesempatan untuk mencium hingga mengaluni serban almarhum Syaikhona KH Syamsul Arifin (Aba KH As’ad).

Selain itu, Fauzi juga mendapat doa restu dari pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil dengan memberikan tanda tangan maklumat dukungan.

“Alhamdulillah, beliau memberikan doa restu dan dukungan,” ucapnya.

Pesantren Sidogiri Pasuruan merupakan pesantren tertua di Indonesia. Pesantren yang sudah ada sejak 1745 ini juga memiliki salah satu jaringan santri terbesar di Nusantara ini.(*)

Penulis : Oktaviana Dwi KK
Editor : Raudatul Fitrah

Komentar