Ada Wacana Membatik di Sekolah, Dewan Pendidikan Sindir Pemkab Pamekasan

  • Bagikan
dok. Gerbang Salam Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendukung adanya wacana dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat bahwa mata pelajaran membatik akan dimasukkan kepada materi ekstra kulikuler di sekolah.

Wakil Dewan Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Abd. Razak mengungkapkan, wacana itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebudayaan lokal sebagai warisan nenek moyang. Mengingat, seni membatik saat ini mulai ditinggal oleh anak muda Pamekasan.

“Sehingga, wacana ini harus segera direalisasikan karena gagasan ini bagus jika memang benar bahwa membatik akan dimasukkan kepada mapel ekstra kulikuler,” tanggapnya, Sabtu (8/7/2017).

Menurutnya, gagasan ini selaras dengan ikon Pamekasan yang sebelumnya disematkan sebagai kota batik. Oleh karena itu, pihaknya meminta pemkab tidak hanya sebatas wacana tanpa realisasi yang jelas dalam membangun Pamekasan dari sektor pendidikan.

“Agar wacana ini semakin lengkap maka sebaiknya disampaikan juga ke DPRD Pamekasan khususnya Komisi IV, sehingga wacana yang luar biasa ini dapat segera kami bahas di Dewan Pendidikan dan semua pihak terkait,” pintanya.

Abd. Razak melanjutkan, pihaknya akan mendukung penuh segala ide dan gagasan yang berdampak positif terhadap pendidikan di bumi Gerbang Salam, terutama pemerintah daerah yang memiliki peran strategis di setiap celah-celah program yang dicanangkan.

“Pamekasan pernah dinobatkan sebagai kota batik, tetapi sekarang sudah tidak jelas lagi. Makanya, dengan adanya wacana ini merupakan hal yang luar biasa,” pungkasnya. (Marzukiy/Putri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.