Air Kencing Anda Bau Menyengat? Ini Penyebabnya

Penulis: Nor FitriyahEditor: Putri Kuzaifah
Air Kencing Anda Bau Menyengat? Ini Penyebabnya
Air Kencing Anda Bau Menyengat? Ini Penyebabnya

PortalMadura.Com – Urine atau air kencing merupakan produk ekstretoris yang disekresikan oleh ginjal dan dikeluarkan melalui uretra. Urine mengandung produk limbah yang larut dalam air, terutama produk limbah nitrogen. Urine ini dihasilkan dari proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh. Tidak heran jika terkadang urine yang dikeluarkan oleh seseorang itu berbeda dari biasanya, baik dari warna ataupun baunya.

Mungkin Anda pernah kedapatan saat buang air kecil urin atau air kencing berbau aneh. Tahukah Anda bahwa adanya bau yang tidak wajar itu bisa menjadi indikator kondisi kesehatan?.

Sebagian orang mungkin menyepelekannya, tapi bagaimana jika hal tersebut merupakan pertanda yang serius?. Anda perlu waspada dan kenali penyebab urine Anda berbau tidak wajar atau menyengat.

Penyebab Air Kencing Bau Menyengat

Berikut ini penyebab Air Kencing Anda Bau Menyengat:

Dehidrasi

Ketika tubuh Anda dehidrasi, maka urine memiliki bau yang menyengat dan muncul dengan warna yang lebih gelap. Hal ini adalah cara tubuh Anda memberitahu bahwa Anda butuh minum air putih lebih banyak.

Namun jika ingin minum air putih, jangan tunggu hingga urine berwarna kuning gelap dulu, lebih baik jadilah proaktif dan letakkan botol minum dekat dengan Anda setiap saat, lalu minum air putih yang cukup sepanjang hari,” ujar seorang obgyn di Providence St. John’s Health Center di Santa Monica, Sherry Ross, M.D.

Pertumbuhan Infeksi Jamur

Infeksi jamur yang gatal biasanya muncul dengan baunya yang khas, akibat ada ketidakseimbangan bakteri vagina. Hal ini pun juga bisa membuat urine Anda memiliki aroma tidak sedap. Jika dirasa mengalaminya, lebih baik kunjungi dokter,” ujar Ross.

Kelainan Genetik

Beberapa kelainan genetik biasanya berkaitan dengan bau urine. Jika urine Anda berbau busuk, asam, atau amis, Anda mungkin memiliki kondisi yang disebut trimethylaminuria. Hal ini juga membuat tubuh Anda berbau menyegat, tidak peduli seberapa sering Anda mandi atau pun menyikat gigi.

Menurut Genome.gov, hal ini lebih sering terjadi pada wanita, dan gejalanya dapat memburuk atau lebih terlihat saat pubertas, sebelum atau sesudah haid, setelah meminum kontrasepsi oral, atau sekitar masa menopause.

Hamil

Perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh wanita terkait dengan pertumbuhan bayinya. Hal ini juga akan membuat Anda harus buang air kecil lebih sering. Semua urine yang keluar tersebut bisa memiliki aroma yang berbeda.

“Urine bisa memiliki bau yang lebih tajam akibat hormon yang dihasilkan selama kehamilan, terutama pada trimester pertama,” ujar Ross.

Efek Samping Suplemen

Beberapa suplemen, vitamin, dan obat-obatan bisa menyebabkan perubahan pada bau urine Anda. Rasa buatan yang dimasukkan ke dalam beberapa lapisan pil, bertujuan agar rasanya terasa sedikit lebih enak, tetapi sayangnya mereka juga dapat mengubah aroma urine Anda,” ujar Ross.

Jadi jika Anda baru-baru ini mulai meminum obat, vitamin, atau suplemen dan ada perubahan dalam bau urine Anda, hal ini mungkin adalah efek samping dari hal tersebut.

Menurut Ross, dari beberapa penjelasan di atas, tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika Anda khawatir karena ada perubahan yang terjadi secara tiba-tiba atau jika Anda juga mengalami efek samping negatif yang terjadi bersamaan dengan aroma urine yang tidak sedap, pastikan untuk memberitahukan hal ini pada dokter Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.