Akhirnya! dan Odemwingie Gagalkan Kontrak

  • Bagikan
Manager Madura United Bersama Peter Odemwingie
dok. Kiri, Manajer , Haruna Soemitro, Bersama Peter Odemwingie

PortalMadura.com,Pamekasan– Manajemen akhirnya merilis kepastian tentang Peter Osaze Odemwingie pada putaran kedua kompetisi Liga 1 2018. Kedua belah pihak akhirnya sepakat menggagalkan kerja samanya.

Manager , Haruna Soemitro menyampaikan, sebenarnya klub sudah memberikan kontrak baru kepada mantan pemain Stoke City itu setelah di akhir musim lalu terjadi misskomunikasi dengan manajemen Laskar Sape Kerrab.

“Beberapa waktu yang lalu kita punya kesalahpahaman dengan Peter, perpanjangan kontrak dan lain sebagainya. Bulan Mei yang lalu kita adakan pertemuan untuk menyelesaikan masalah. Kita memberikan kontrak baru terhadap peter dan sudah kita tandatangani,” katanya dalam Konferensi Pers, Kamis (26/7/2018).

Pemain yang musim lalu menjadi sorotan klub Indonesia lantaran penampilannya di atas rata-rata pemain Indonesia tersebut datang pada tanggal 23 Juli kemarin dengan persyaratan dokumen lengkap sebagai pemain asing, termasuk Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

“Semua urusan administrasi dan kesiapan acara diastatis sudah bisa kita apply. Bahkan, Peter tanggal 23 sudah datang ke Indonesia dengan dokumen yang lengkap. Semua sudah clear. Tiba-tiba Peter punya opini yang masuk akal. Alhamdulillah, tadi malam, kita sudah menemukan suatu aggreement baru,” katanya.

Kesepakatan baru dimaksud adalah kesiapan bermain melihat atmosfer pertandingan di Indonesia yang sangat ketat, karena ia tidak pernah bermain setelah keluar dari di akhir musim 2017. Sehingga mantan pemain timnas Nigeria itu tidak mau mengecewakan klub.

“Intinya Peter melihat atmosfer di putaran kedua yang begitu panas, yang begitu on fire. Dia belum bisa memberikan ekspektasi yang lebih tinggi. Karena itu, ia memilih agar Madura mencari pemain baru. Kita akhirnya mengcancel kontrak yang sudah ditandatangani itu,” terangnya.

Mantan Pengda PSSI Jawa Timur itu melanjutkan, tidak bermain dalam waktu yang sangat lama itu sulit sekali untuk segera beradaptasi, meskipun secara fisik sehat. Karena bermain sepakbola tersebut tidak sebatas mengandalkan fisik sehat.

“Kita juga harus memahami, 8 bulan sejak dia bertanding terakhir dengan Madura, dia belum turun ke lapangan. Meskipun secara fitness, ia bugar, tetapi apapun pertandingan sepakbola berbeda dengan hanya latihan fitness. Pada akhirnya, kita menemukan kata sepakat, kita mengcancel kontral yang kita sudah pernah tandatangani,” jelasnya kembali.

Sementara itu, Peter Osaze Odemwingie mengaku, atmosfer pertandingan di Indonesia berbeda dengan tahun kemarin, oleh karena itu harus mementingkan klub.

“Saya lihat situasinya berbeda dengan tahun kemarin, yang terpenting hasilnya. Kita akan melakukan persiapan ini dengan klub, pak Haruna, dan Presiden klub,” katanya.

“Di waktu tertentu, kita harus realistis, karena saya sudah tidak main sepakbola sekitar 8 bulan. Awalnya, saya siap bermain tapi setelah tahu, lebih baik saya harus membiarkan pemain yang lebih bugar yang bermain,” lanjut dia.

Sebagai pemain profesional yang telah lama tidak merumput, apalagi bergabung dengan klub di putaran kedua. Berbeda dengan pemain yang telah bermain dari putaran pertama, karena sebelum kompetisi berlangsung ada turnamen pra musim dan lain-lain untuk persiapan tim.

“Kalau sudah putaran kedua ini sulit, tapi kalau sejak putaran pertama ada waktu buat persiapan recovery, jadi bisa siap bermain. Tapi kalau sekarang tidak memungkinkan, setelah mendiskusikan dan memutuskan untuk para pemain melanjutkan bermain,” pungkasnya. (Marzukiy/Anek)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.