oleh

Aksi Tolak UU Omnibus Law Diwarnai Keributan di Sampang

PortalMadura.Com, Sampang – Aksi penolakan UU Cipta Kerja (Ciptaker) yang dilakukan mahasiswa di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur diwarnai keributan.

Aksi berlangsung di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, Jumat (9/10/2020).

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Keributan terjadi saat peserta aksi menunggu dokumen pakta integritas penolakan Undang-Undang Cipta Kerja versi mahasiswa untuk ditandatangani semua fraksi di DPRD Sampang.

Terpantau, dua perwakilan mahasiswa dari PMII dan Formasa membawa dokumen pakta integritas menemui pimpinan DPRD Sampang. Lantaran, masih ada salah satu fraksi yang belum menandatangi dokumen.

Aksi mahasiswa ini juga melibatkan pelajar dan masyarakat umum.

Massa aksi menolak bubar dari Kantor DPRD Sampang hingga seluruh fraksi atau yang mewakili menandatangani dokumen pakta integritas penolakan UU Omnibus Law versi mahasiswa.

Koordinator aksi, Hatman terus berorasi alasan penolakan UU Cipta Kerja yang dinilai akan menyengsarakan buruh dan bangsa Indonesia.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar