oleh

Aktivis HMI Demo Mapolres Bangkalan, Ungkit Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

PortalMadura.Com, Bangkalan – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan, Madura, Jawa Timur, melakukan aksi ke Mapolres setempat, Senin (9/3/2020).

Mereka menagih kepastian hukum yang dilaporkan dalam dugaan pencemaran nama baik kepada HMI yang dilakukan oleh Wakil Rektor III UTM Bangkalan, Agung Ali Fahmi, 16 September 2019.

“Sampai hari ini belum ada kejelasan. Kenapa kok lama sekali prosesnya. Apa jangan-jangan ada main,” tuding salah satu kordinator aksi, Muhammad Wildanul Jennah saat orasi di Mapolres Bangkalan.

Bahkan, pihaknya menilai penegak hukum sudah tidak bekerja profesional dalam menjalankan mekanisme penegakan hukum. Dugaan kesengajaan yang dilakukan penyidik juga dilontarkan.

“Kami menduga ada faktor kesengajaan untuk memperlambat proses hukum,” ujarnya.

Ia pun membandingkan kasus serupa yang dilakukan warga Bangkalan, Moh Hosen kepada Wakil Direktur RSUD Bangkalan. Penanganannya cepat dan sudah ada tersangka.

Padahal jauh sebelumnya, kata dia, pelaporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oknum civitas UTM pada lembaga HMI sudah masuk ke Polres Bangkalan.

“Kenapa ketika HMI yang melapor kok sampai saat ini belum ada kejelasan. Kenapa kalau penguasa yang melapor kok cepet banget. Apa karena HMI tidak punya uang, Pak,” ujarnya lantang.

Pihaknya mendesak agar penyidik Polres Bangkalan segera menjalankan tugas dan fungsinya untuk memperjelas kedudukan kasus hukum yang dilaporkan HMI. “Segera tetapkan tersangka,” ucapnya.

Sementara, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, berjanji dalam waktu dekat sudah ada perkembangan yang signifikan.

“Kami berjanji maksimal tanggal 30 Maret 2020. Wakil Rektor III UTM bapak Agung Ali Fahmi sudah ditetapkan sebagai tersangka,” janjinya.(*)

Video Jalan Umum Kabupaten Pamekasan “Ditumbuhi” pohon pisang

Penulis : Imron
Editor : Salimah
Tirto.ID
Loading...

Komentar