Ketahui Alasan Anak Sering Menyontek Di Sekolah

Ketahui Alasan Anak Sering Menyontek Di Sekolah
Ilustrasi (cantik.tempo.co/Huffingtonpost.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Menyontek adalah salah satu tindakan yang sering dilakukan anak di lingkungan sekolah. Biasanya menyontek dilakukan anak ketika malaksanakan ujian atau mengerjakan tugas dari guru mereka. Banyak anak yang tergiur untuk menyontek meskipun hanya sekali. Beberapa anak setelah menyontek sekali merasa bersalah dan tidak mengulanginya lagi, sementara beberapa anak yang lain bisa ketagihan dan merasa hal ini sangat berguna. Sayangnya, beberapa anak yang sudah mulai mencontek susah untuk berhenti.

Pasti ada alasan mengapa anak melakukan perbuatan buruk tersebut. Dilansir dari laman Fimela.Com, Selasa (25/8/2020) berikut ini beberapa alasan yang perlu orang tua ketahui mengapa seorang anak mencoba untuk menyontek.

Tekanan Akademik

Ketika seorang siswa memiliki terlalu banyak hal, seperti latihan olahraga, pelajaran musik, kewajiban sosial, tugas dan banyak lagi, mereka mungkin merasakan tekanan untuk mengambil jalan pintas. Hal itu bisa terwujud dengan menyontek di sekolah. Siswa yang sangat khawatir tentang mendapatkan nilai yang sempurna mungkin dapat menggunakan cara yang curang. Mereka yakin dengan pekerjaan rumah sahabatnya, mereka mungkin berpikir itu adalah cara terbaik untuk mengembangkan masa depannya.

Kurangnya Motivasi

Siswa yang tidak termotivasi untuk belajar mungkin dia akan lebih memilih untuk menyontek. Jadi, daripada menghabiskan waktu mengerjakan pekerjaan rumah sendiri atau belajar untuk ujian, mereka mungkin mengambil jalan pintas. Jika anak tidak termotivasi untuk mendapatkan nilai bagus dengan jujur, Anda mungkin dapat menawarkan beberapa hadiah untuknya.

Tekanan Teman Sebaya

Ada juga kemungkinan bahwa anak mungkin bukan orang yang suka menyalin pekerjaan orang lain. Mereka mungkin yang meminjamkan tugas mereka kepada teman mereka. Jika anak tidak dapat mengatakan tidak, mereka menunjukkan kepada Anda bahwa mereka membutuhkan banyak keterampilan untuk menahan tekanan teman sebaya. Bicarakan tentang bagaimana mengatakan tidak jika seseorang meminta untuk menyalin pekerjaan mereka dan bekerja sama untuk menjadi teman baik tanpa berkolusi dalam ketidakjujuran.

Berika Pemahaman

Anak-anak mungkin akan berpikir tidak masalah jika menyalin beberapa kata dari buku atau menyalin pekerjaan siswa lain dalam kelompok. Dalam situasi ini, disiplin belum tentu merupakan reaksi penting. Sebaliknya penting untuk membimbing anak melalui keadaan yang terkadang sulit. Sehingga mereka memahami perbedaan antara bekerjasama dan menyontek atau menjiplak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.