Alasan Efisiensi, DPRD Pamekasan Reses Sekali dalam Setahun

Kisruh Ketua, PPP Belum Usulkan Rolling Keanggotaan DPRD Pamekasan
dok Ketua DPRD Pamekasan, Halili
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Reses anggota DPRD Pamekasan Madura, Jawa Timur dalam satu tahun ini hanya satu kali, padahal sebalumnya mencapai tiga kali.

Kondisi ini sangat berbeda dengan reses anggota DPR RI yang tahun ini sebanyak tiga kali dengan dana reses yang semakin ditambah menjadi Rp 150 juta per anggota dewan pusat.

Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin mengatakan, reses satu kali bagi anggota dewan Pamekasan adalah demi efektifitas dan efesiensi anggaran. Karena meski tidak menggelar reses atau serap aspirasi, para anggota dewan lebih dekat dengan rakyat dan bisa mendengar langsung keluhan-keluhan masyarakat.

“Ini demi efisiensi dan meski tidak menggelar pertemuan formal, para wakil rakyat bisa menyerap aspirasi dari masyarakat dan konstituennya,” katanya di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2015).

Menurut Halili, dengan hanya reses satu kali dalam setahun maka akan berdampak terhadap anggaran yang digunakan. Sebelumnya, dalam tiga kali reses per anggota bisa menerima dana reses Rp 24 juta, maka sekarang karena hanya satu kali reses, anggota DPRD Pamekasan hanya menerima Rp 8 juta.

“Saya rasa ini terobosan sangat baik karena meski mengurangi program reses, kegiatan serap aspirasi tetap berjalan,” jelasnya.

Adik kandung bupati Pamekasan ini juga menjelaskan, selain itu jika anggota dewan selalu mengadakan reses secara formal, dikuawatirkan akan menjadi beban moral dan psikologis bagi wakil rakyat sendiri, dan masyarakat juga selalu menunggu reses untuk menyampaikan aspirasinya.

“Kekuawatiran saya seperti itu, takutnya dewan merasa terbebani karena harus diakui, uang yang diberikan untuk reses itu tidak akan mencukupi jika harus mengundang 200 orang sesuai prosedur,” ungkapnya. (reiza/htn)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.