oleh

Alasan Tambatan Sapi, Pasar Hewan Bluto Belum Beroperasi

PortalMadura.Com, Sumenep – Pasar hewan di Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hingga kini belum beroperasi atau belum dimanfaatkan. Pasalnya, ada bagian tertentu yang belum terselesaikan, seperti tambatan sapi dan pagar serta saluran dan pembuangan air.

“Tahun ini pekerjaan yang belum selesai itu dituntaskan. Makanya tahun ini pula pasar hewan di Bluto itu akan dimanfaatkan,” kata kepala Dinas Peternakan Sumenep, Arief Rusdi, Kamis (31/3/2016).

Menurutnya, pembangunan pasar hewan tersebut menyedot anggaran sekitar Rp 2,3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada tahun 2014. Pada tahun 2015, Pemerintah Daerah telah menganggarkan melalui APBD sebesar Rp 200 juta untuk pembangunan gedung pusat kesehatan hewan (Puskeswan).

“Untuk tahun ini ada kucuran dana lagi sebesar Rp1 miliar dari APBD II,” bebernya.

Sebelumnya, Komisi I, DPRD setempat menerima surat pengaduan dari kantor pengacara Joko Edi. Isi dari surat tersebut, yang bersangkutan meminta klarifikasi terhadap pemerintah terkait pembangunan pasar hewan di Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Sumenep. Sebab, tanah yang dibangun pasar hewan itu belum ada surat pembebasan dari pemilih tanah.

Kuasa hukum berasumsi, tanah yang dibangun pasar ternak tersebut belum sepenuhnya dibebaskan. Makanya minta klarifikasi ke Pemkab melalui Komisi yang membidangi pemerintahan.

Kendati demikian, kepala Dinas Peternakan mengklaim sudah tidak ada masalah lagi terkait lahan yang dibangun pasar hewan itu karena sudah ada sertifikat yang dikeluarkan BPN dan pemilik lahan sudah menandatangani pembebasan lahan tersebut. (arifin/choir)


Komentar