oleh

Aliansi BEM Sumenep Kecam Rusaknya Lingkungan Akibat Tambak Udang

PortalMadura.Com, Sumenep – Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengecam rusaknya lingkungan akibat tambak udang.

Mereka menggelar aksi refleksi Hari Jadi Sumenep ke-751 di depan Kantor DPRD setempat, Rabu (4/11/2020). Sumenep baru memperingati Hari Jadi tanggal 31 Oktober.

Bentuk aksinya, salah satunya mereka memasang tujuh spanduk di pagar halaman Kantor DPRD Sumenep dengan bertuliskan kecaman terhadap pengrusakan lingkungan yang salah satunya dampak tambak udang.

“Selamat hari jadi Sumenep yang ke-751 dengan segala bentuk penindasan kepada rakyat harus dihapuskan, Stop kran investasi tanah dan laut adalah kehidupan, Kapitalisme dan oligarki tidak selayaknya ada di Kabupaten Sumenep, Stop pencemaran lingkungan, kami tidak anti tambak udang tapi kami benci pengrusakan lingkungan, tolak omnibuslaw dan melawan korporat dan birokrat yang menindas rakyat”.

“Ini sebagai bentuk refleksi, bahwa hari jadi Kabupaten Sumenep ini masih banyak kerusakan lingkungan akibat tambak udang,” kata Kordinator Aliansi BEM Sumenep, Ahmad Budi Irfani.

Pihaknya meminta pemerintah untuk menindak beberapa tambak udang yang membuang limbah ke pantai. Dampak negatifnya sangat dirasakan nelayan.

“Seharusnya di Hari Jadi Sumenep ini ada kemajuan diberbagai sektor, justru merugikan rakyat adanya tambak udang itu,” ujarnya.

Ia menuding pemerintah telah melakukan perselingkuhan dengan investor. Salah satunya dengan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja yang dapatnya juga akan merugikan masyarakat Sumenep.

“Kami akan terus mengawal dengan melakukan aksi, karena tidak memihak kepada rakyat,” tandasnya (*)

Penulis: Taufikurrahman
Editor : Muthmainnatul Lizamah

Komentar