oleh

Aliansi LSM Keruduk Kantor Kejari Sampang

PortalMadura.Com, Sampang – Puluhan aktivis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam  Aliansi LSM se-Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Senin (26/5/2014).

Mereka meminta kejelasan pihak kejaksaan atas dilaporkannya salah satu aktivis kepihak kepolisian resort (Polres) Sampang terkait beredarnya rekaman kasus Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2013 lalu.

“Kami ingin menanyakan laporan yang dilayangkan Kejari terhadap kepolisian tentang rekaman antara Satrio dan Wirorodo terkait kasus BSPS yang saat ini masih ditangani kejaksaan,” teriak Hasan, gabungan LSM Lira.

Sekitar 30 menit berorasi di depan kantor Kejari, lima belas orang perwakilan dari gabungan LSM diperkenankan masuk.

Sayangnya, pertemuan yang bakal dikemas dengan audiensi di Aula Kejari menimbulkan ketegangan dan hampir terjadi kericuhan, setelah Kajari meminta mereka untuk mengeluarkan identitasnya.

Semua LSM sontak memberontak dan langsung keluar dari Aula, mereka tersinggung saat Kajari memintai mereka untuk mengeluarkan ID Card nya. “Semua LSM disini bukan ilegal, kami LSM yang terdaftar di Bakesbangpol. Kalau ID card kami dipermasalahkan, kami akan keluar,” teriak massa sambil keluar dari Aula.

Puluhan massa gabugan LSM mengecam prilaku arogansi Kajari, bahkan massa gabugan LSM siap melaporkan tindakan Kajari terhadap Kejati (Kejaksaan Tinggi) dan Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Saya tidak segan-segan untuk melaporkan anda ke Kejati. Bahkan ke Kejagung pun kami akan melaporkannya, kami siap membuka semua permasalah di Kejari Sampang,” tegas Habib Yusuf perwakilan Ormas Gaib.

Kajari Abdullah justru merasa senang jika dirinya dan lembaganya dilaporkan ke Kejati maupun Kejagung. Menurutnya hal yang wajar untuk mengetahui identitas LSM yang datang ke Kejari Sampang.

“Apakah saya salah? Wajarkan saya menanyakan identitas mereka. Saya hanya ingin tau saja? Dari LSM mana saja? Kalau itu yang dipermasalahkan silahkan saja dilaporkan, saya tidak takut,” tantang Abdullah.(lora/htn)

Komentar