oleh

Alwiyah, “Wanita masa kini itu Madrasatul Ula dan waktunya merebut haknya”

PortalMadura.Com, Sumenep – Rektor Universitas Wiraraja (Unija) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memaknai peringatan Hari Kartini sebagai penyemangat untuk berjuang lebih keras lagi karena perjuangan Kartini belum berakhir.

“Perjuangan RA Kartini belum berakhir. Sebab, wanita masa kini adalah Madrasatul Ula (sekolah pertama bagi anak-anak). Disisi lain, harus merebut hak-haknya sebagai wanita,” kata Alwiyah, Selasa (21/4/2015).

Menurut dia, perjuangan wanita masa lalu berbeda dengan wanita masa kini. Dulu, Kartini berjuang untuk mempunyai hak yang sama. Saat ini, wanita harus merebut hak-hak itu dan jangan menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Ia pun mencontohkan, kesempatan berkarir dilembaga legislatif terbuka lebar. Dengan kuota 30 persen, cukup luas untuk direbut. Namun faktanya, hanya segelintir wanita yang mampu duduk dipanggung politik.

“Itu hak wanita dan harus direbut, tapi ingat! Jangan meninggalkan kewajibannya sebagai ibu dan istri. Jika kuota 30 persen itu tidak tercapai, yang salah siapa?, Ya, wanita,” tandasnya.

Rektor cantik ini berbagi resep bagaimana bisa menjadi wanita masa kini yang berkualitas namun tetap tidak meninggalkan kewajibannya.

“Sebagai wanita harus mampu meyakinkan suami dan berbagi waktu dengan anak-anak,” katanya.

Menurut Alwiyah, seorang wanita tidak akan sukses bila tidak mendapat dukungan penuh dari suami. Maka, perlu meyakinkan suami dan harus selalu sharing. Berbagi waktu dengan anak-anak juga harus dilakukan.

“Menjadi istri solehah itu, iya. Menjadi ibu yang baik tidak harus selalu ada di samping mereka, tapi quality time bagi anak-anak dan suami itu yang harus dilakukan,” tandas Alwiyah dibalut senyum ramah.

Alwiyah yang sukses membawa nama baik Unija ditingkat nasional dan internasional itu mengaku lebih sulit meyakinkan orang banyak, semisal mengelola sebuah universitas.

“Namun, kesulitan itu selalu ada solusi dengan mencipta inovasi baru dan membangun jaringan. Selama ini, itu yang saya lakukan,” bebernya.(Hartono)


Komentar