oleh

Anda Harus Tahu, inilah 7 Kerajaan Islam Tertua di Indonesia

PortalMadura.Com – Berdasarkan catatan sejarah Agama Islam telah masuk dan berkembang di Indonesia pada abad ke-7 sampai ke-15 masehi. Kedatangan para pedagang Arab, Persia, Gujarat, dan Tiongkok menandai berdirinya sejumlah kerajaan bercorak islam di nusantara. kerajaan-kerajaan Islam bermunculan akibat lalu lintas perdagangan laut. Pedagang-pedagang Islam dari Arab, Persia, India, hingga Tiongkok berbaur dengan masyarakat Nusantara.

Masuknya agama Islam ke Nusantara ini yang kemudian turut membawa banyak perubahan. Salah satu penanda perubahan tersebut terlihat dari kemunculan kerajaan-kerajaan bercorak Islam. Keterlibatan kerajaan Islam di Indonesia ini juga berperan dalam menyebarkan ajaran Islam ke seluruh penjuru Indonesia. Dilansir dari Detik.com, Kamis (22/7/2021) berikut kerajaan-kerajaan Islam tertua di Indonesia :

Kerajaan Perlak (840-1292 M)

Kerajaan Perlak atau Kesultanan Peureulak disebut sebagai kesultanan Islam pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Berlokasi di Peureulak, Aceh Timur. Kesultanan Perlak sangat terkenal di kalangan pada pedagang Arab dan non-Arab. Raja pertama adalah Alaidin Sayyid Maulana Aziz Syah, lalu raja terakhirnya Muhammad Amir Syah mengawinkan putrinya dengan Malik Shaleh.

Kerajaan Ternate (1257-1950 M)

Sejarah peradaban Kerajaan Ternate dapat ditemukan di Masjid Sultan Ternate, Keraton Kesultanan Ternate, Benteng Tolukko, dan makam Sultan Baabullah. Kerajaan Ternate atau nama lainnya Kerajaan Gapi, didirikan oleh Baab Mashur Malamo di Maluku Utara. Kerajaan ini menjadi kerajaan yang sangat berpengaruh kala itu, karena perdagangan rempah-rempah dan daya militer yang kuat.

Kerajaan Samudra Pasai (1267-1521 M)

Kerajaan Samudra Pasai adalah salah satu kerajaan atau kesultanan Islam tertua di Lhokseumawe, Aceh Utara. Sultan pertama sekaligus pendiri kerajaan ini adalah Sultan Malik al-Saleh di tahun 1267.

Kerajaan Gowa (1300-1945 M)

Kesultanan Gowa atau kadang disebut Goa, adalah salah satu kerajaan agung yang paling sukses di Sulawesi Selatan. Rakyat dari kerajaan ini mayoritas berasal dari suku Makassar. Masyarakatnya hidup dengan tentram dan makmur dengan bekerja sebagai nelayan dan pedagang. Mereka juga dikenal sebagai pembuat kapal Pinisi dan Lombo, yang dikenal hingga seluruh dunia.

Kerajaan Pagaruyung (1347-1825 M)

Sebelumnya, kerajaan ini tergabung dalam Kerajaan Malayapura yang dipimpin oleh Adityawarman. Kerajaan beragama Buddha ini termasuk juga Kerajaan Dharmasraya dan beberapa kerajaan atau daerah taklukan Adityawarman lainnya. Kemudian, Islam masuk pada akhir abad ke-14 melalui para musafir dan guru agama yang singgah atau datang dari Aceh dan Malaka. Pada abad ke-17, Kerajaan Pagaruyung berubah menjadi kesultanan Islam, dengan raja pertamanya yaitu Sultan Alif.

Kesultanan Malaka (1405-1511 M)

Kesultanan Malaka didirikan oleh pangeran bernama Paramisora yang kemudian setelah memeluk Islam, ia berganti nama menjadi Iskandar Syah. Urutan sultan berturut-turut setelah Iskandar Syah adalah Muhammad Iskandar Syah, Sultan Mansur Syah, Sultan Alaudin Syah, dan Sultan Mahmud Syah.

Kerajaan Cirebon (1430-1677 M)

Kerajaan Cirebon ini berlokasi di pantai utara Pulau Jawa yang di dirikan oleh Nurullah atau Sunan Gunung Jati, seorang Wali Songo yang berperan penting dalam menyebarkan Islam di Jawa Barat. Kerajaan ini menjadi jalur perdagangan dan pelayaran yang penting serta pusat penyebaran Agama Islam di Jawa Barat.

Itulah beberapa profil dari kerajaan bercorak Islam tertua di Nusantara. Semoga dapat menambah pengetahuan Anda, dan semoga bermanfaat.

Rewriter : Fianolita Purnaningtias
Sumber : Detik.Com

Komentar