oleh

Anggaran Penanganan Angka Stunting di Pamekasan Dipangkas

PortalMadura.Com, Pamekasan – Anggaran Pemberian Makan Tambahan (PMT) di bawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tahun 2020 dipangkas hingga 50 persen untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pamekasan, Achmad Marzuki melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Hidayat mengungkapkan, program sebagai salah satu upaya menekan angka stunting tersebut awalnya dianggarkan Rp 750 juta. Namun, saat ini tidak bisa terserap secara keseluruhan lantaran dipangkas Rp 400 juta. Artinya, tersisa Rp 375 juta yang dapat direalisasikan.

“Program itu biasanya digunakan oleh bidan-bidan desa ketika melaksanakan posyandu. Tetapi untuk tahun ini tidak bisa berjalan maksimal,” katanya, Senin (22/6/2020).

Dia menambahkan, anggaran tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) untuk program pemberian gizi bagi bayi atau balita sebagai upaya menekan angka stunting. Sehingga bayi dapat tumbuh dengan sehat.

“Kami kena imbasnya, karena ada kebijakan pemotongan 50 persen untuk penanganan Covid-19. Sehingga tidak maksimal,” pungkasnya.(*)

Penulis: Marzukiy
Editor : Lisa Mana L
Tirto.ID
Loading...

Komentar