Anggaran Pengembangan Destinasi Wisata Pamekasan Tahun 2019 Rp 1,5 Miliar

Anggaran Pengembangan Destinasi Wisata Pamekasan Tahun 2019 Rp 1,5 Miliar
dok. Kepala Disparibud Pamekasan, Achmad Sjaifuddin (Foto: Ist, Koran Madura)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menganggarkan untuk pengembangan destinasi wisata pada tahun 2019 sebesar Rp 1,5 miliar. Salah satunya adalah destinasi wisata hutan mangrove Desa Lembung Kecamatan Pademawu.

Kepala Disparibud Pamekasan, Achmad Sjaifuddin mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan anggaran yang ada tersebut, karena setiap destinasi wisata pada intinya yang penting dilengkapi dengan fasilitas dasar, seperti toilet, kamar mandi dan musala. Sementara fasilitas lainnya sebagai penunjang.

“Sisanya tinggal pintar-pintarnya pengelola, kamu tahu Coban Rais (Malang, red)? Kalau dilihat fasilitasnya kan tidak membangun yang wah-wah, tapi pengunjung kan banyak. Intinya yang penting sarana dan prasarana dasarnya dipenuhi dulu,” katanya kepada PortalMadura.com, Jumat (21/12/2018).

Baca Juga:  Sumenep Kembali Raih Opini WTP

Dikatakan, untuk pembangunan dua destinasi wisata Pantai Jumiang dan Pantai Talang Siring pada tahun 2019 dicukupkan. Karena fasilitasnya sudah memenuhi standar minimal, hanya saja butuh perawatan. Oleh karena itu, pihaknya fokus pada objek wisata lain untuk memperbanyak spot wisata.

“Kami sudah lakukan MoU dengan Perhutani untuk pengembangan hutan mangrove Desa Lembung itu, secara prinsip Perhutani oke lah. Pengembangannya nanti akan kerja sama antara Perhutani, Pemkab, Desa dan masyarakat setempat. Untuk yang lainnya masih dalam tahap kajian,” tambahnya.

Menurutnya, Pantai Talang Siring, Pantai Jumiang dan Eko Wisata Hutan Mangrove merupakan tiga objek wisata yang berada dalam satu kawasan. Sehingga mempermudah wisatawan untuk berkunjung, dalam satu rute bisa mampir ke tiga objek wisata.

Baca Juga:  Sumenep Kembali Raih Opini WTP

“Karena wisatawan itu semakin banyak spot, semakin disukai. Kalau hanya ke Talang Siring saja, langsung pulang (karena yang lain jauh, red) kan gak enak,” pungkasnya. (Marzukiy/Desy)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.