Anggaran RTLH 2022 di Sumenep Capai Rp3,8 Miliar

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: TaufikurrahmanEditor: Putri Kuzaifah
Anggaran RTLH 2022 di Sumenep Capai Rp38 Miliar
Fery Agrianto
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Anggaran program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencapai Rp3,8 miliar pada tahun anggaran 2022.

Kepala Dinas Disperkimhub Sumenep Moh. Jakfar melalui Fungsional Penata Ruang Ahli Muda Fery Agrianto menjelaskan, alokasi anggaran RTLH itu peruntukannya bagi 176 penerima.

“Lima penerima bantuan melalui PKK dan dua orang usulan pokir. Selebihnya murni pemetaan pemkab,” katanya, Kamis (10/2/2022).

Dari 176 penerima RTLH itu, data yang sudah masuk ke kecamatan, meliputi Kecamatan Sapeken, Gayam, Talango, Kalianget, Ambunten dan Kecamatan Manding.

“Porsi setiap kecamatan berbeda. Ada yang dua sampai tiga penerima. Maksimal bulan Maret sudah dilakukan verifikasi,” terangnya.

Baca Juga:  Menko PMK Kunjungi Unija, Tanam Pohon Wujud Implementasi GNRM

Nominal bantuan RTLH tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Bila tahun 2021 mendapatkan Rp17,5 juta setiap penerima, tahun ini menjadi Rp20 juta.

“Dana itu dicairkan dua kali tahap melalui rekening penerima. Setiap tahap 50 persen dari anggaran,” terangnya.

Ia menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai penerima, tim fasilitator (TFL) akan melakukan verifikasi lokasi untuk memastikan benar layak mendapat program RTLH atau tidak.

Menurut dia, kriteria penerima RTLH ada tiga, yakni kesehatan, keselamatan dan luas minimum ruang. “Artinya, keselamatan bangunan itu harus kuat didukung dengan bahan yang sudah SNI,” ucapnya.

Sedangkan kesehatan bangunan berarti harus ada MCK, pencahayaan rumah cukup dan luas minimum ruangan 36 meter persegi.

Baca Juga:  Produktivitas Gol Tim Al Amin vs Al Furqon

Lama pekerjaan jangan sampai melebihi batas anggaran tahun 2022. Dan pihaknya mengingatkan agar program RTLH itu dipergunakan sebaik mungkin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.