Anggaran Tak Cukup, BLT Guru Honorer Hanya Dua Tahap

LI
dok. Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini (Foto : Marzukiy @PortalMadura.Com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Guru honorer di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 harus bersabar lantaran tidak sesuai dengan rencana awal.

Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini mengungkapkan, realisasi BLT guru honorer rencana awal akan dicairkan hingga tiga tahap dengan besaran Rp 600 ribu setiap tahap. Namun ternyata, anggaran yang ada di kas daerah hanya cukup untuk dua tahap.

“Untuk tahap tiga tidak ada, karena anggarannya tidak cukup sampai tahap ketiga. Ajuan kita tiga kali, tapi ternyata berdasarkan analisa anggaran hanya cukup untuk dua kali,” katanya kepada PortalMadura.Com via telpon, Senin (7/12/2020).

Mantan Kabag Kesra Pemkab Pamekasan itu menerangkan, anggaran untuk BLT guru honorer mencapai Rp 10 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten tahun 2020 dengan jumlah penerima sekitar 8 ribu guru honorer, mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dikatakan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan pencairan BLT tahap kedua yang akan dicairkan pada bulan Desember ini. Dia mengklaim para guru honorer penerima bantuan pengaman sosial tersebut sudah mengetahui tentang informasi tersebut.

“Kami sekarang sedang mempersiapkan pencairan tahap kedua, desember ini sudah terealisasi karena tidak boleh lewat tahun 2020. (Guru, red) Sudah tahu (kalau hanya dua tahap, red),” tandasnya.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.