oleh

Anggota Koperasi Mempunyai Tanggungjawab Moral dan Sosial

PortalMadura.Com, Sumenep – “Anggota koperasi harus mempunyai tanggung jawab moral dan sosial. Apabila tanggung jawab yang dua itu tidak ada, koperasi tidak akan tumbuh, dan tidak akan menjadi roh kesejahteraan masyarakat,”

Ungkapan bapak koperasi, Moh. Hatta tersebut disampaikan Bupati Sumeenp, A Busyro Karim dalam acara “Temu Interaktif Gerakan Koperasi Kabupaten Sumenep Tahun 2014”, di gedung Korpri Sumenep, Kamis (13/11/2014).

Menurut bupati, anggota koperasi harus memiliki kecintaan, tanggung jawab dan semangat besar untuk maju bersama koperasi. Sebab, jika tidak ada semangat, apalagi tidak ada tanggung jawab, maka keberadaan koperasi tida akan memberikan perubahan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Selama tiga tahun, kita berhasil mengaktifkan kembali 331 koperasi. Berarti, masih ada 106 unit koperasi yang perlu diaktifkan. Untuk itu, di tahun 2015 nanti, target saya, bahwa seluruh koperasi di Sumenep statusnya sudah harus aktif semua,” tegas Busyro.

Ia juga mengapresiasi prestasi koperasi di Sumenep, sepanjang tahun 2012-2014, keluarga besar koperasi telah berhasil meraih 12 penghargaan bidang koperasi, baik di tingkat regional maupun nasional.

Salah satunya, diraih Koperasi BMT NU, yang pada tahun ini mendapatkan penghargaan Koperasi Berprestasi Tingkat Nasional dan Satya Lencana Koperasi Tingkat Nasional 2014.

“Meski baru didirikan tahun 2007, tetapi, telah memiliki aset 27 miliar rupiah dan 27 ribu anggota,” katanya.

Pada tahun  2010, jumlah Koperasi di Kabupaten Sumenep masih berjumlah 782 koperasi. Tetapi, di tahun 2014 ini meningkat menjadi 1.275 Koperasi, dengan jumlah anggota mencapai 70 ribu 200 anggota.

Selain itu, diikuti dengan meningkatnya permodalan koperasi dari Rp444 miliar di tahun 2011 menjadi Rp 545 miliar lebih, diawal tahun 2014.(eno/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar