Anggota LSM Ditemukan Tewas Bersandar di Makam dengan Kepala Terluka

Avatar of PortalMadura.com
Penemuan Mayat
dok. Penemuan Mayat di sebuah makam di desa Desa Dempo Timur Kecamatan Pasean Pamekasan, Madura, Kamis (25/1/2018)
    Bagikan:

PortalMadura. Com, Pamekasan – Masyarakat Desa Dempo Timur Kecamatan Pasean Pamekasan, Madura, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah makam desa setempat, Kamis (25/1/2018) sekitar pukul 12.30 WIB.

Berdasarkan identitas yang ditemukan di lokasi, mayat dengan jenis kelamin laki-laki tersebut bernama Sahab warga Jalan KH. Agus Salim Pamolokan Sumenep. Mayat ditemukan dalam kondisi bersandar di tembok makam.

“Mayat itu ditemukan oleh warga saat hendak melakukan haul di makam tersebut yang biasa dilakukan setiap malam Jumat legi. Warga pertama kali melihat sepeda motornya, tapi tidak ada pemiliknya. Setelah dicari ternyata ada mayat yang bersandar di tembok makam,” ujar Kapolsek Pasean, AKP Sahrawi.

Dari lokasi ditemukan sejumlah kartu pengenal, salah satunya adalah ID Card Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atas nama Drs. Sahab, M.Si dan kartu tanda penduduk (KTP) dengan nama sama dan berstatus Pengawai Negeri Sipil (PNS). Usut punya usut, dia adalah pensiun di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sumenep.

“Saat ditemukan mayat dalam kondisi memakai jaket warna hitam, celana tidak terpakai dan terdapat luka terbuka di bagian kepala serta mata kanan lebam,” terangnya.

Dikatakan, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti berupa Hp merek Nokia, Dompet yang berisi kartu identitas, Cincin Sandal warna coklat, Sepeda motor merk Honda Vario dengan Nopol M 2090 WQ dan botol air mineral yang berisi minuman berwarna kuning berada di sepeda motor.

“Kami lakukan penyidikan atas kasus tersebut dengan memintai keterangan sejumlah saksi, kemudian membawa mayat itu ke Puskesmas Pasean dan berkoordinasi dengan Polres Sumenep,” pungkasnya.(Marzukiy/Nanik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.