Anggota Satpol PP Sampang Positif Covid-19

Anggota Satpol PP Sampang Positif Covid 19
Ruang kerja pasien S, Satpol PP Sampang (Rafi @portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Satu pegawai laki-laki di kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang, Madura, Jawa Timur terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Kepala Satpol PP Sampang, Suryanto menyampaikan, anggota yang terpapar Covid-19 inisial S berstatus ASN. Pasein sempat mengalami sakit meriang selama sepekan di rumahnya. Kemudian, S pergi ke kota Jombang.

Setelah pasien pulang kata Suryanto, istri S mengalami sakit meriang. Begitu istri S melakukan swab test, ternyata hasilnya positif Covid-19.

“Kami melakukan tracing dan swab test terhadap S. Hasilnya, positif tertular virus corona,” terangnya, Selasa (8/12/2020).

Demi meminimalisir penyebaran virus corona terhadap pegawai lain yang diduga kontak erat dengan pasien S, pihaknya melakukan tracing kepada seluruh karyawan khususnya di satu ruang kerja pasien S.

Baca Juga:  Seni Kriya Sebagai Unggulan, Sumenep Resmi Masuk Ekosistem Kabupaten Kreatif Indonesia

“Semua karyawan yang telah dilakukan swab test ada 27 orang. Pengambilan sampelnya, kami lakukan di pusat kesehatan masyarakat Kamoning dan rumah sakit. Namun, hasil test masih menunggu dari rumah sakit Sampang atau tim medis gugus Covid-19,” lanjutnya.

Pasein S, kata Suryanto, sedang isolasi mandiri sejak empat hari terakhir. Perkembangannya, kondisi kesehatan mulai membaik dan tanpa gejala.

“Kami menyarankan pasien untuk isolasi mandiri sampai 14 hari kendepan,” katanya.

Pasca pasien S dinyatakan positif Covid-19 dan melakukan tracing terhadap pegawai yang lain, pihaknya membatasi aktivitas kerja di kantor Satpol PP.

“Semua karyawan dalam satu ruangan tempat kerja pasien S dan empat ruang lain, kami atur dapat bekerja di rumah sampai satu pekan ke depan,” terangnya.

Baca Juga:  Usung 2 Tuntutan, Massa Aksi PMII Demo Polres Sumenep

Sebaliknya, Suryanto memberikan batas kerja terjadap karyawan lain yang beraktivitas di kantor. Seperti bekerja dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes), yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

“Karyawan lain yang dapat beraktivitas di kantor, tetap kami perintah untuh patuh protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.