oleh

Angkat Dugaan Korupsi Stadion, GSM Pamekasan Luruk Kantor Dispora

PortalMadura.Com, Pamekasan – Sekitar 50 orang yang mengatasnamakan Gerakan Solidaritas Muda Pamekasan (GSM-P) ‘ngeluruk’ kantor Dinas Pemuda dan Olahraga(Dispora) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (24/05/2017).

Mereka menuding adanya dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan tahap II Sport Center Stadion Pamekasan yang dinilai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Pada saat peresmian disebutkan mampu menampung 35 ribu penonton, tapi dapat kita saksikan sendiri saat pertandingan bola, justru hanya bisa menampung 15 ribu penonton,” teriak Ketua GSM-P, Halili Mental.

Pihaknya juga meminta agar Dispora meninjau langsung lokasi stadion jika ingin melihat fakta. Tak cukup itu saja, pendemo juga mendesak Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pamekasan mundur dari jabatannya.

Pendemo yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian setempat, juga membawa berbagai poster bertuliskan kritikan pedas tentang pembangunan stadion Pamekasan.

Terpisah, Kadispora Pamekasan, Mohamad, membantah adanya dugaan mark up dalam perencanaan pembangunan stadion, karena sudah sesuai dengan standar yang dikeluarkan berdasarkan SK Bupati.

“Tribun yang kurang dan kondisi rumput, itu sudah berdasarkan temuan BPK, dan uangnya sudah dikembalikan ke negara. Jadi tidak mungkin ada kerugian,” dalih Mohamad.

Bahkan, temuan dari pihak BPK juga sudah diserahkan ke pihak konsultan dan sudah diselesaikan. “Dana yang sudah dikembalikan kisaran Rp200 juta dan sudah ada tanda bukti,” pungkasnya.(Hasibuddin/Putri)


Komentar