Apakah Timnas Israel U-20 akan diberikan Hukuman? Setelah Israel Serang pertandingan Final Piala Liga Palestina

Avatar of PortalMadura.com
Apakah Timnas Israel U-20 akan diberikan Hukuman? Setelah Israel Serang pertandingan Final Piala Liga Palestina
Israel menyerang laga sepakbola di Palestina

PortalMadura.com- Pertandingan final Piala Liga Palestina antara Balata FC dan Jabal Al Mukaber di Stadion Internasional Faisal Al Husseini pada Kamis, 30 Maret 2023 malam WIB, menjadi saksi aksi tak manusiawi yang dilakukan oleh tentara Israel. Saat itu, tentara Israel menyerang pertandingan dengan melepaskan peluru karet dan gas air mata ke arah lapangan dan tribun stadion.

Dampak dari serangan tersebut sangat besar. Pertandingan terpaksa dihentikan selama satu jam karena banyak suporter dan pemain yang mengalami kesulitan bernapas. Hal ini membuat Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) angkat bicara dan mengecam tindakan Israel dengan keras.

Pernyataan AFC mengecam tindakan Israel dan menyerukan agar FIFA memberikan sanksi kepada Israel karena tindakan mereka yang sangat tidak bermoral. Jika FIFA tidak mengambil tindakan yang tepat, mereka dianggap telah menerapkan standar ganda. Sebelumnya, FIFA telah memberikan sanksi kepada Rusia karena menginvasi Ukraina dan dilarang tampil di laga internasional.

Jika FIFA memberikan sanksi kepada Israel, Timnas Israel U-20 akan menjadi negara ke-10 yang batal tampil di Piala Dunia U-20. Sebelumnya, Indonesia, Nigeria, Yugoslavia, Irak, Prancis, Inggris, Italia, Belanda, dan Portugal telah batal tampil di Piala Dunia U-20 karena berbagai alasan seperti menjadi tuan rumah dan situasi politik.

Indonesia seharusnya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2023, tetapi dibatalkan oleh FIFA karena situasi Covid-19. Sementara itu, Nigeria pernah menjadi tuan rumah pada tahun 1991 dan 1995, Irak pada tahun 2005, dan Yugoslavia pada tahun 1993.

Prancis, Inggris, Belanda, Italia, dan Portugal seharusnya juga tampil di putaran final Piala Dunia U-20 2021 yang diadakan di Indonesia. Namun, turnamen dibatalkan karena situasi pandemi Covid-19.

FIFA harus mengambil tindakan yang tepat terhadap tindakan Israel dan memberikan sanksi yang setimpal agar tidak menerapkan standar ganda dalam kompetisi sepak bola internasional. Hal ini juga dapat menjadi contoh bagi negara lain untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan dalam sepak bola internasional.

DAPATKAN UPDATE BERITA LAINNYA DI

google news icon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.