oleh

Audiensi Mahasurya, Bupati Sumenep Tak Paham Tugas Wartawan

PortalMadura.Com, Sumenep –  Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A Busyro Karim menyampaikan, selama ini wartawan hanya sebatas menulis, tidak pernah memberikan data terkait oknum Satpol PP yang menerima upeti dari pemilik Kafe Zurin Resto sebesar Rp1 juta setiap bulan.

“Selama ini wartawan hanya menulis berita adanya oknum Satpol PP yang menerima upeti itu, tapi tidak memberikan data ke kami,” papar Bupati saat menjawab pertanyaan aktifis Mahasurya dalam audiensi program 99 Hari bupati dan wabup, Senin (6/6/2016).

Bupati menyampaikan, telah lama mengetahui oknum Satpol PP yang menerima upeti dari media yang ditulis wartawan. Namun, orang nomor satu di Sumenep ini tidak bisa menindak lanjuti dengan memberikan sanksi terhadap oknum tersebut, karena tidak ada data yang jelas.

“Kami tidak bisa memberikan sanksi, karena belum ada data pendukung terhadap apa yang diberitakan itu, coba tunjukkan datanya ke kami,” ucapnya.

Sebelumnya, pemilik kafe Zurin Resto menyampaikan bahwa oknum Satpol PP menerima uang upeti sebesar Rp1 juta setiap bulan. Bahkan, saat malam Minggu, pemilik kafe tersebut memberikan uang sebesar Rp200 ribu.

Sebelum puasa, pemerintah setempat telah menutup dua kafe yakni kafe Zurin Resto dan kafe Ayu karena beralih fungsi dari izin rumah makan ternyata menjadi tempat karaoke. (arifin/har)


Komentar