Awas, Bahaya Mengancam dari Kebiasaan Minum Air Es

w644 min
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Minum air es atau air dingin ketika pada musim panas tentu terasa menyegarkan. Tapi ternyata mengonsumsi air es berbahaya jika dilakukan terlalu sering dan jangka panjang. Minum air es merupakan salah satu hal yang sangat menyegarkan ketika hawa tengah panas.

Minuman ini bahkan juga tetap menyegarkan dan menyenangkan untuk diminum walau udara dingin. Walau menyegarkan, namun sebaiknya perlu hati-hati jika terlalu sering mengonsumsi minuman dingin ini. Berikut beberapa masalah tubuh yang dapat muncul jika keseringan minum air es.

Mengganggu pencernaan
Minum air dingin atau air es akan memperlambat prose pencernaan makanan karena air es akan menyempitkan pembuluh darah. Ketika tubuh membutuhkan waktu terlalu banyak untuk mencerna makanan, nutrisi akan habis dan hilang sebelum diserap oleh tubuh.

Merampok nutrisi
Temperatur tubuh normal adalah 37 derajat celsius dan ketika Anda minum air yang terlalu dingin, tubuh harus menggunakan lebih banyak energi untuk mengatur suhu kembali. Padahal energi tersebut diperlukan tubuh untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Dengan energi yang sudah terpakai, tubuh tak akan menyerap nutrisi secara maksimal.

Memicu radang tenggorokan
Minum air dingin akan menyebabkan munculnya lendir pada lapisan kerongkongan. Saluran tenggorokan pun menjadi lebih rentan terkena infeksi dan radang.

Detak jantung menjadi pelan
Penelitian mengungkap bahwa minum air es bisa merangsang saraf vagus. Saraf vagus adalah saraf yang penting dan mengontrol aktivitas tak sadar tubuh seperti detak jantung. Air es akan mempengaruhi kinerja saraf ini dan menyebabkan detak jantung menjadi lebih pelan.

Empat masalah yang tak dapat disepelekan itu mungkin terjadi jika Anda keseringan minum air es. Walau menyegarkan, kebiasaan ini sebaiknya mulai dikurangi dan dihindari.(merdeka.com/Nurul)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.