oleh

Bagi Orang Sensitif, Begini 4 Cara Agar Tak Gampang Baper

PortalMadura.Com – Saat ada kejadian yang tidak terduga atau teringat akan sesuatu yang menyangkut hati biasanya sebagian orang langsung bawa perasaan, atau nama kerennya yaitu baper.

Sifat ini bukan hanya dimiliki oleh seseorang yang sensitif, terkadang orang yang biasa saja bisa mengalaminya juga. Walaupun sifat ini bisa jadi bawaan dari lahir tapi gampang baperan dapat membuat orang lain tidak nyaman.

Oleh karena itu, perlu menempatkan sifat baper ini pada kondisi yang tepat. Nah, bagi Anda yang kebetulan punya kepekaan atau sensitifitas tinggi, apalagi yang sedang PMS, datang bulan, atau hamil, mungkin secara hormonal lebih peka daripada kondisi biasanya, berikut ini tips untuk meminimalisir perasaan baper:

Tandai Orang-orang yang Perkataannya Nyelekit
Kenapa perlu ditandai?. Karena orang-orang yang memang sering bicara nyelekit atau menyakitkan sebaiknya ucapannya tidak perlu dimasukan dalam hati. Itu sama saja menyiram api dengan bensin, malah bikin kebakaran hebat.

Kalau setiap ucapan orang ini Anda masukkan ke hati, dibawa perasaan, bisa-bisa Anda terluka setiap harinya. Padahal yang bersangkutan tidak merasa menyakiti. Biasanya ada teman atau tetangga sekitar yang ucapannya blak-blakkan, tidak disaring terlebih dahulu, pilihan katanya kasar, atau terlalu jujur yang bikin sakit hati, sebaiknya latih diri untuk menghadapi orang-orang seperti ini dengan sikap lebih santai.

Ingat bahwa Anda tidak bisa mengubah orang lain menjadi seperti yang Anda inginkan, kekuasaan dan wewenang Anda hanya pada diri sendiri saja. Jika Anda sudah bisa tertawa-tawa atau santai saja menghadapi orang jenis ini, maka insyaa Allah hidup Anda akan lebih nyaman, hati Anda lebih sehat.

Baperlah Hanya untuk Hal yang Penting
Melihat kondisi Rohingya, Suriah, dan Palestina sangat perlu baper. Dalam artian, Anda peduli dan memasukan persoalan genting tersebut dalam pikiran dan hati Anda. Persoalan akidah juga bukan hal main-main. Misalkan ada yang menjadikan agama Allah dan Rasul-Nya sebagai olok-olokan, maka Anda perlu sekali baper dan menindaklanjuti hal tersebut secara serius.

Akan tetapi, jika hanya menghadapi kritikan terhadap penampilan Anda, hal yang bersifat materi atau finansial, atau fisik, sebaiknya tidak usah dibesar-besarkan apalagi sampai dibahas terus-terusan.

Sadari Bahwa Diri Anda Memang Sensitif, Maka Latih Diri untuk Terus Menjaga Hati
Jangan menyangkal bahwa Anda orang yang sensitif dan mudah baper. Akui sajalah kelebihan yang satu ini. Karena, semakin disangkal, semakin sulit disembuhkan. Orang yang tidak tahu dia sakit, tidak akan berusaha menyembuhkan penyakitnya.

Meskipun baperan bukanlah sebuah penyakit, akan tetapi perumpamaan ini memperlihatkan bahwa dengan mengenali sifat Anda yang mudah baper, kemudian mengakuinya dengan jujur, maka Anda akan lebih mudah mengontrol perasaan baper tersebut, ketimbang Anda terus menolak disebut baper. Hal ini terjadi karena Anda akan lebih aware serta berhati-hati menjaga hati, juga melatih diri agar tidak terus-terusan gampang tersinggung.

Belajar Memaafkan
Menjadi orang sensitif memang anugerah sekaligus ujian. Di satu sisi sifat ini sangat baik karena tingkat kepekaan emosionalnya tinggi, mudah berempati terhadap orang lain, namun di sisi lain juga bisa menjadi boomerang karena mudah terluka dan sakit hati.

Di sinilah Anda perlu belajar memaafkan, juga melupakan kesalahan orang lain pada diri Anda, karena kemungkinan besar orang lain tidak sengaja menyakiti hati Anda.

Sangat mungkin hati mereka terlalu tebal dan keras untuk menyadari bahwa apa yang mereka katakan atau lakukan telah menggores luka bagi orang lain. Jadi, ambillah keuntungan sebagai orang sensitif tukar kemaafan Anda dengan ampunan Allah. Semakin banyak tersakiti, semakin banyak memaafkan, semoga semakin besar ampunan Allah untuk diri Anda. (ummi-online.com/Putri)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE