oleh

Bahas Calon Wabup, Parpol Koalisi Berbaur Bertemu Tanpa PKB

PortalMadura.Com, Pamekasan – Partai Politik (Parpol) koalisi pengusung Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) pada pilkada tahun 2018 lalu bertemu di salah satu rumah makan, Jumat (22/1/2021).

Parpol koalisi tersebut meliputi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Namun, dalam pertemuan itu tidak ada perwakilan dari PKB.

“Ketua partai koalisi bertemu untuk yang kedua kalinya di salah satu rumah makan membahas tentang pergantian kekosongan wabup,” ujar Ketua DPD PAN Pamekasan, Heru Budi Prayito, kepada PortalMadura.Com.

Ditanya PKB yang tidak terlihat dalam pertemuan tersebut, mantan Ketua Forum LSM itu menyatakan, pihaknya sudah mengagendakan untuk bertemu dengan PKB. Hal itu sebagai langkah awal menghormati PKB yang notabene partai yang kadernya saat ini menjabat orang nomer satu di bumi Gerbang Salam.

“Pertemuan selanjutnya kita akan sowan ke PKB sebagai partai yang punya bupati. Kita lebih menghormati PKB. Justru kita yang akan mendatangi PKB untuk berkomunikasi lebih lanjut,” jawab.

Pria asal Kabupaten Sumenep ini menerangkan, dalam pertemuan tersebut parpol koalisi mengusulkan nama-nama yang diproyeksikan sebagai kandidat calon wabup mendampingi Bupati Baddrut Tamam.

“Partai koalisi masih mengajukan nama-nama ke partai masing-masing, di mana Gerindra mengajukan 4 nama, PKS 3 nama dan PAN 2 nama sambil menunggu proses DPRD atau wakil rakyat melaksanakan sidang paripurna pemberhentian wabub,” tandasnya.

Dia meminta agar Bupati Baddrut Tamam segera melakukan komunikasi aktif tentang pengisian kursi wabup tersebut agar program yang telah dicanangkan berjalan sesuai keinginan. Mengingat visi dan misi bupati sangat mulia dalam mengembangkan Pamekasan ke arah yang lebih baik.

“Karena memang aturan dan mekanismenya seperti itu agar partai pengusung diminta masukan serta nama-nama pengganti yang akan diajukan pada bupati,” terangnya.

Heru berharap, pengisian kursi wabup dalam waktu cepat merupakan keniscayaan, sebab kekosongan pemimpin akan berdampak buruk terhadap pelayanan kepada masyarakat. Apalagi saat ini sudah masuk 2021 dengan program besar yang telah dicanangkan.

“Partai koalisi berharap seyogyanya posisi wabup segera diisi agar tata kelola pemerintahan berjalan dinamis demi masyarakat Kabupaten Pamekasan yang juga menginginkan kekosongan tersebut segera terisi, karena ini sudah memasuki awal tahun 2021 ass soon as possible atau lebih cepat lebih baik demi Pamekasan Hebat,” pungkasnya.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Raudatul Fitrah

Komentar