oleh

Bambang Mursalin : Waktunya Pemuda Madura Bangkit

SUMENEP (PortalMadura) – Kaum muda-mudi di Madura yang tersebar di empat (4) kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, Jawa Timur, sebagai penentu perpolitikan, baik kebijakan pemerintah, ekonomi serta kehidupan totalitas masyarakat Madura kedepan.

Hal tersebut diungkapkan Bambang Mursalin (BM) saat berkunjung ke Kantor Redaksi PortalMadura.Com, di Jalan KH. A Sajad 165 Bangselok, Sumenep, Minggu (23/2/2014) malam.

Menurut Bambang biasa disapa, kekuatan generasi muda Madura saat ini sangat dahsyat. Mereka merupakan kekuatan terbesar untuk melakukan perubahan yang signifikan dalam percaturan politik di 2014 ini.

“Silahkan la, kekuatan generasi Madura itu lakukan semaksimal mungkin pada tahun politik ini. Karena dipundak merekalah untuk menentukan masa depan Madura lebih baik,” tegasnya.

Partisipasi pemuda atau kader-kader bangsa yang ada di Madura sangat berarti buat bangsa ini, khususnya kemajuan di Madura. Pola pikir generasi Madura jauh lebih pesat dan berkualitas dibanding 10 tahun lalu.

“Maka menjadi sebuah keharusan dan sangat penting pada Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden di 2014 ini, pemuda Madura bangkit dengan menentukan pilihan yang tepat dan benar,” tegas Politisi Golkar ini.

Kesalahan menentukan pilihan, kata dia, akan berdampak negatif lima (5) tahun kedepan. Bahkan, 10 tahun kedepan. Sebab, sebuah kebijakan yang dihasilkan saat ini, baru akan dirasakan jauh lebih ganas pada tahun-tahun berikutnya.

Dia menjelaskan, katagori pemuda yakni dari umur 17 tahun (pemilih pemula) sampai umur 30 tahun. Di Madura sendiri, kekuatan generasi tersebut sudah mulai nampak kepermukaan.

Mereka mempunyai pandangan berbeda, ciri khas dan karakteristik unik yang tidak akan mampu ditembus hanya dengan janji gombal para politisi, apalagi hanya ditukar dengan uang instan dalam upaya pencitraan seseorang dalam dunia politik.

“Saya salut dengan generasi Madura yang mulai membangun dirinya dengan kualitas yang mumpuni. Saya yakin, dipundak merekalah, Madura akan lebih baik kedepan,” katanya.

Bambang yang selama ini sebagai konsultan berbagai program di kantor kementrian ingin berbagi pendapat. “Apakah generasi Madura masih percaya dengan kondisi kebijakan pemerintah maupun perpolitikan saat ini yang tidak jelas arah dan tujuannya, sehingga berdampak pada pondasi ekonomi masyarakat Madura yang semakin terpuruk?,” tanya Bambang.

Untuk itu, dia berharap, generasi Madura tetap menjaga idealisme ditengah godaan politik yang serba instan. Generasi muda harus tetap memposisikan digarda depan dalam melakukan perubahan besar-besaran di Madura.

Meski diakui jika ruang gerak pemuda masih dibayang-bayangi kaum tua. Namun, bukan berarti pemuda harus surut dengan kondisi itu. “Idealisme pemuda, wajib berada di garda terdepan. Runtuh tidaknya kebijakan pemerintah atau orang-orang yang masih bercokol dalam dunia politik tapi tidak menguntungkan masyarakat Madura, tetap gerakan pemuda sebagai tombaknya,” pungkas Bambang.(htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.