oleh

Bandar Togel Antar Negara di Sampang Diringkus

PortalMadura.Com, Sampang – Pelaku bandar toko gelap (togel) ditangkap anggota Polsek Kota Sampang, Madura, Jawa Timur.

Tersangka berinisial MM (34) warga Desa Gunung Maddah, Kecamatan Kota Sampang.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Ia diringkus petugas di wilayah Desa Gunung Maddah, Kecamatan Kota Sampang, pada 5 Agustus 2021 pukul 23:00 WIB.

Penangkapan terhadap pelaku setelah polisi menerima laporan dari masyarakat tentang aktivitas judi jenis togel melalui percakapan WhatsApp.

Status tersangka sebagai bandar togel pengeluaran Singapura dan Sydney Autralia.

“Anggota kami, langsung melaksanakan penyelidikan untuk memastikan kebenaran dari laporan masyarakat. Ternyata benar, ada perjudian togel,” terang Kapolsek Kota Sampang, Iptu Tomo, Minggu (8/8/2021).

Penangkapan terhadap MM terjadi saat anggota menjalankan tugas patroli keamanan dan ketertiban masyarakat, patroli kepatuhan protokol kesehatan (prokes) pada upaya pencegahan virus corona (Covid-19) serta cipta kondisi di wilayah hukum Polres Sampang.

Di tempat kejadian perkara, lanjut Tomo, petugas melihat ada puluhan warga di perbatasan Desa Gunung Maddah dengan Desa Taddan sedang menjaga makam salah satu warga yang baru meninggal dunia.

Disebutkan, warga ada yang bermain PlayStation, domino dan ada yang hanya duduk sambil minum kopi.

Begitu menghampiri warga, petugas melihat MM yang langsung berdiri dan terlihat uang berbagai pecahan Rp 2 ribu, 5 ribu, 20 ribu dan 50 ribuan jatuh dari sarung pelaku bandar togel.

“Pelaku mengakui jika uang taruhan untuk judi togel pengeluaran Hongkong. Ada percakapan via WhatsApp di handphone MM tentang nomor taruhan dan uang taruhan dari para pelanggan judi,” ungkapnya.

Menurutnya, hasil pemeriksaan dan penyelidikan MM juga melayani pemesanan taruhan judi togel pengeluaran Singapura dan Sydney Autralia.

Pada kasus tersebut, ada barang bukti yang diamankan petugas, yakni berupa 1 unit handphone berikut dengan SIM card yang digunakan untuk pelanggan judi togel, dan uang tunai Rp. 260 ribu.

MM dijerat pasal 303 ayat (1) ke-1 KUHP Subs Pasal 303 bis ayat (1) KUHP tentang tindak pidana perjudian.

“Ancaman hukuman pidana terhadap tersangka maksimal sepuluh tahun penjara,” pungkasnya.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar