oleh

Bangun Bandara Perintis di Kangean, Bupati Ajukan Dana Rp15 Miliar

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep, A Busyro Karim mengajukan penggunaan dana sebesar Rp 15 miliar mendahului APBD perubahan atau PAK tahun 2014. Dana tersebut bakal digunakan untuk pembangunan Bandara Perintis jalur Sumenep-Kangean.

“Bandara Kangean harus dipercepat. Kami akan segera mengajukan dana Rp15 miliar mendahului APBD Perubahan atau PAK, supaya cepat keluar dan pembangunan fisik bisa dilaksanakan,” kata Bupati Sumenep, Senin (28/4/2014).

Pihaknya bertindak cepat setelah melalui proses survey oleh Paskhas 464 TNI AU dan tim navigasi Lanud Abdurahman Saleh Malang, di Desa Kali Anyar, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), untuk kepentingan lapter atau bandara perintis jalur Sumenep-Kangean.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Mohammad Fadhillah, mengungkapkan, hasil survey itu menyatakan bahwa lokasi di Desa Kali Anyar, Arjasa (Pulau Kangean), bisa didarati/dilandasi pesawat twin otter DHC-8, yang berkapasitas 19 orang.

“Untuk landasan tidak ada masalah. Pesawat yang akan mendarat adalah twin otter DHC-8 berkapasitas 19 orang,” ungkapnya.

Yang dibutuhkan saat ini, tinggal pekerjaan fisik pada landasan pacu (Run Way) 1.000 meter dan lebar 30 meter. “Panjang Run Way yang dibutuhkan pada pendaratan pesawat jenis twin otter DHC-8 panjang 1.000 meter dengan lebar 30 meter,” tambahnya.

Sedangkan lahan yang akan dijadikan Bandara Perintis di Kangean seluas 3 hektar. Diperkirakan lahan tersebut adalah Tanah Negara. “Tapi kami masih melakukan pendalaman guna memastikan apakah lahan 3 hektar untuk kepentingan Bandara Parintis di Kangean benar-benar Tanah Negara,” terangnya.

Namun, laporan dari Camat setempat, bahwa disekitar lahan itu sebagian adalah milik Perhutani. “Makanya tim yang dipimpinan Sekretaris Daerah Sumenep sudah bertemu administratur pemangkuhan hutan KPH Pamekasan dan BPN, terkait lahan tersebut,” katanya.

Fadhillah menuturkan, Bandara Perintis di Kangean ini akan diupayakan bisa beroperasi Juli 2014, mengiringi pembukaan komersial Bandara Trunojoyo. “Dana sudah akan diajukan mendahului PAK senilai Rp15 milyar, untuk kepentingan Bandara Kangean. Mudah-mudahan tidak ada kendala,” tandasnya.(ita/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.