Bangun Silaturrahmi, Polsek Batuputih Berikan Berbagai Jenis Sarana Kontak

Avatar of PortalMadura.com
Polsek Batuputih
Kapolsek Batuputih serahkan Jam dinding pada warga
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Kepolisian Sektor Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berusaha membangun terciptanya komunikasi dua arah antara polisi dengan masyarakat setempat.

Salah satunya, dengan cara aktif berkunjung pada tokoh masyarakat, tokoh agama serta elemen masyarakat lainnya di daerah itu, sekaligus memberikan berbagai jenis sarana kontak.

Kapolsek Batuputih, Sumenep, AKP Moh Suud menjelaskan, sarana kontak itu berupa jam dinding, pelampung, flashlight (sentolop), sajadah, alat semprot hama, dan bola volly plus net-nya.

“Itu semua sebagai sarana kontak dengan masyarakat, sehingga terjalin komunikasi dua arah antara polisi dengan mayarakat maupun sebaliknya,” kata Suud pada PortalMadura.Com saat berkunjung kesalah satu tokoh pemuda di daerahnya.

Menurut dia, masyarakat tidak harus takut dengan aparat kepolisian. “Jika ada hal-hal yang perlu dikomunikasikan atau dilaporkan, silahkan saja disampaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Apresiasi Peran Muslimat NU, Bupati Sumenep Titip Tiga Pesan

Pihaknya menginginkan ada komunikasi aktif, baik polisi dengan masyarakat maupun sebaliknya, sehingga tercipta silaturrahmi yang baik. “Ini tidak hanya satu komponen, tetapi untuk semua komponen masyarakat,” ungkapnya.

Selama bertugas di Polsek Batuputih, pihaknya bersama anggotanya berusaha meluangkan waktu, baik siang maupun malam hari, bahkan dini hari pun masih berkunjung ke berbagai elemen masyarakat.

“Istilahnya, selama masyarakat siap dikunjungi, jam berapa pun, kami datang. Tujuannya, agar silaturrahmi tetap terbangun dengan baik, lingkungan kondusif dan aman,” tandasnya.

Data yang diperoleh PortalMadura.Com, Polsek Bataputih menyerahkan sarana kontak berupa pelampung sebanyak 45 buah dengan sasaran kelompok masyarakat pesisir (nelayan).

30 gulung sajadah (per pergulung 10 kotak) untuk 15 masjid, 10 jam dinding yang diserahkan pada tokoh agama dan tokoh masyarakat, 77 sentolop (senter) bagi kepala dusun (Kadus), 14 alat semprotan hama bagi gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta bola volly plus net untuk 6 group.(Hartono)

Baca Juga:  5 Surat Yang Dibaca Saat Hamil Muda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.